December 08, 2014

Sebelas Patriot

Malem minggu kemaren gue menghabiskan beberapa buku lagi buat dibaca. Cuaca mendung seharian dan gak ada orang dirumah. Simamah kondangan kepekalongan, si bontot jalan-jalan kebandung, adek gue yang cowok pacaran, dan siabang malah kongkow bareng bapak-bapak disamping rumah. Mau nonton tv, ga minat sama acaranya. Mo nonton film, flashdisk gak kebaca... yaaa sudahlaaahh.. baca buku aja.

Karena besok paginya gue harus koor Lektor jam 6.30 pagi trus nyambung tugas PA (pengantar acara) buat baptisan bayi dan anak, makanya gue gak mau baca buku yang tebel-tebel, takut gak tidur-tidur. Akhirnya gue pilih yang tipis aja, salah satunya Sebelas Patriot karangan Andrea Hirata.


Dari awal terbit, gue gak tertarik beli buku ini. Selain karna tipis, buku ini berisi tentang sepak bola dan gue kurang hobi sama bola-bolaan.
Tapiii... berhubung kemaren di bukabuku lagi ada diskon dan harganya jadi 15ribu sajah.. akhirnya beli juga deh, dan ternyata ada bonus cd berisi 3 lagu tentang bola yang lirik dan aransemen lagunya dibuat sendiri oleh Andrea Hirata (gue sih kurang suka lagunya).

Isi buku ini ternyata bener-bener ngebahas tentang bola aja, soal ikal yang jadi hobi bola dan terobsesi menjadi pemain PSSI.

Alkisah Ikal menemukan album foto yang disimpan tersembunyi oleh ibunya. Dalam album itu ada foto seorang pria muda yang sedang memegang piala dan berkostum bola. Foto itu lantas Ikal simpan dan akan dicari tahu siapa gerangan anak muda yang ada difoto tersebut.

Suatu hari terjawablah siapa orang yang ada difoto itu. Tak lain dan tak bukan adalah ayahnya Ikal sendiri. Sang pemburu yang sudah sepuh menceritakan pada Ikal bahwa sewaktu muda, ayahnya beserta kedua saudaranya adalah pemain bola yang berprestasi. Mereka selalu mengalahkan lawan tanding mereka dengan permainan yang cantik, dan ujung tombaknya adalah ayah Ikal sendiri.
Mereka bertiga, Sulung, tengah dan sibungsu yaitu ayah Ikal. Kombinasi mematikan apabila mereka sudah bermain dilapangan.

Sayangnya ayah Ikal hidup dalam masa penjajahan belanda, sehingga kemampuannya yang gemilang justru membawa petaka baginya. Belanda tidak suka bila ada pribumi yang mengalahkan tim bolanya saat pertandingan yang diselengarakannya.
Ayah ikal yang berprestasi harus merelakan tulang kakinya remuk hingga tidak dapat bermain bola lagi seumur hidupnya. Hal itu didapatkannya disaat Belanda melarangnya untuk terus ikut pertandingan sepak bola.

Dari cerita itulah Ikal paham mengapa ibunya menyimpan rapat-rapat foto-foto kenangan ayahnya. Rupanya sang ibu tidak mau ayah Ikal mengenang kembali kepahitan masa mudanya. Dan dari cerita itu pulalah Ikal bertekad menggantikan ayahnya untuk menjadi pemain PSSI. 

Ikal berlatih sangat keras untuk tekadnya yang satu ini. Disetiap kesempatan ada, pasti selalu diisinya dengan bermain sepak bola. Dan agar posisinya sebagai sayap kiri semakin bagus, maka Ikal mulai melatih dirinya dengan mengaktifkan sistem tubuh kirinya menjadi yang utama dalam mengerjakan semua hal, sampai sisiran rambutpun potongannya belah kiri.
Karna semangatnya berlatih, akhirnya Ikal berhasil masuk untuk kualifikasi pemain PSSI. Tinggal selangkah lagi menjadi pemain PSSI..!!

----------------- 0 0 ----------------

Baca buku ini bikin gue nangis 2 kali. Cara ayahnya Ikal yang lembut mendidik anaknya dan cara Ikal yang selalu bertekat membuat ayahnya bahagia bikin gue nyaris nangis tersedu-sedu. Untungnya gue lagi sendirian dikamar, kalo gak.. pasti digodain abis-abisan sama abang.
Gue suka banget hubungan ayah-anak dicerita ini. Dan bagi gue beginilah seharusnya seorang ayah mendidik anak lelakinya. Tanpa ada bentakan, pukulan dan paksaan agar si anak mengikuti kemauan orangtuanya, tapi tetap menjadikan si anak selalu berusaha membuat ayahnya bangga dengan caranya sendiri.

Sayangnya buku ini tipis banget buat cerita-cerita yang dibuat seorang Andrea Hirata. Yaaah mungkin kalo diceritain panjang-panjang, ntar ngebosenin kali yaaaaa...

December 05, 2014

Supernova #1 Kesatria, Putri dan Bintang Jatuh

Tanggal 11 nanti film Supernova seri pertama bakalan tayang. Berhubung gue baru selesai baca bukunya.. ahahaha... telat banget yaaa... jadi bukunya dulu aja kali yang gue review.

Sebenernya udah lama beli buku ini. Tapi sayang, dari awal beli selalu ga pernah tuntas bacanya. Padahal bukunya gak tebel-tebel amat. Tapi dengan tekad yang kuat karna keburu filmnya dirilis, akhirnya gue berhasil baca tuntas buku ini. Malah saking serunya, ga bisa berenti sampe buku ke 5, gelombang.

Buat informasi aja, buku ini adalah serial Supernova yang pertama. Selanjutnya nanti ada Akar, Petir, Partikel, Gelombang dan yang terakhir Intelegensi Embun Pagi (kayanya sih yang terakhir).



Alkisah pada suatu malam diluar negri sana, berkumpulah beberapa mahasiswa asal Indonesia dari universitas yang berbeda (universitas luar negri juga tentunya). Sebagaimana cowok-cowok lagi ngumpul, kalo gak main ps, ato gitaran pasti lagi mabok-mabokan. Tersebutlah Ruben dan Dimas adalah salah dua dari kumpulan itu.
Dihari itu Ruben dan Dimas berjanji bahwa 10 tahun yang akan datang, mereka berdua harus membuat sebuah karya yang spektakuler, dan ternyata karya tersebut adalah sebuah cerita fiksi.

Dalam menulis kisah ini mereka berdua gak mau cerita yang biasa-biasa saja, maka yang dipilih adalah kisah cinta terlarang, seorang Kesatria, Putri dan Bintang Jatuh. Sejalan dengan itu, dalam dunia nyata ada pula kisah percintaan yang sama dengan kisah yang Ruben dan Dimas buat.

Ferre dan Rana adalah kisah nyata 2 manusia yang terjebak dalam permainan cinta terlarang. Ferre sosok lelaki sempurna yang bisa dipastikan tidak sulit untuk mendapatkan wanita dan Rana adalah seorang istri yang orang-orang bilang adalah wanita beruntung karena mendapatkan suami yang baik, mapan dan tampan.
Namun siapa sangka Rana tidak bahagia dengan pernikahannya dan Ferre terlalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga belum ada wanita disekitar hidupnya.

Mereka bertemu saat Rana yang berprofesi sebagai wartawan mewawancarai Ferre untuk sebuah majalah. Sejak pertemuan itulah cinta terlarang ini timbul dan bertumbuh makin kokoh setiap harinya. Semakin lama semakin sulit mereka menemukan ujung cinta mereka. Keinginan Ferre yang ingin serius diulur waktu oleh Rana yang belum mau suami dan keluarga besarnya tau.

--------------- 0 0 -------------------

Buat gue membaca buku ini membutuhkan kosentrasi penuh diawal-awal bagian cerita. Karena banyaknya istilah-istilah ilmiah dan yang gak gue mengerti, jadi membuyarkan fokus akan ceritanya itu sendiri. Karna selalu tertarik dengan catatan kaki (yang bahkan hampir setengah halaman) jadi lama-lama ilang rasa greget ceritanya.
Akhirnya gue abaikan catatan-catatan itu dan gue berhasil juga menuntaskan buku ini.

Banyak yang bilang buku ini berat untuk dicerna. Sebenernya gak juga, mungkin yang lain itu cara bacanya kayak gue kemaren, keasikan baca foot note, jadi gak konsen sama isi bukunya. Coba deh kalo diabaikan, ternyata isinya gampang dicerna.

Trus juga ada yang bilang kebingungan sama isi ceritanya. Yaah mungkin karna ada 2 kisah, yang satu karangan fiksi Ruben dan Dimas, yang satu lagi kisah nyata, tapi ceritanya mirip-mirip.

Secara keseluruhan buku ini bagus banget dan gue jadi tertarik sama serial Supernova yang lainnya. Oh ya menurut gue buku ini sedemikian sulit karna ini adalah awal cerita dari serial Supernova, jadinya memang masih sukar dimengerti, tapi kalo udah baca buku Supernova yang lain.. waaah bakalan tambah seru deh.. udah hampir keliatan inti sari dari serial ini.

Sekarang tinggal tunggu filmnya beredar.. semoga aja ga jauh-jauh amat dari isi bukunya..

December 04, 2014

Gelombang

Akhirnya serial Supernovanya Dee selesai juga gue baca semua, dari yang pertama sampe buku kelima.. yaaayy..!! party party
Dari awal beli buku yang pertama (Ksatria Putri dan Bintang Jatuh) sampe yang kelima (gelombang), tu buku cuma didiemin aja ga disentuh, malah udah beredar kesana-sini buat dipinjemin. Udah diniatin baca siih.. eeeh ga sampe 5 lembar udah nyerah duluan diseri pertama. Akhirnya baru selesai kemaren-kemaren ini, bayangin... udah berapa tahun tuh.. ehehe.. malu deh ah.

Sampe akhirnya gue tau kalo buku yang pertama mau dijadiin film. Waah mau gak mau harus baca dulu dong biar udah tau duluan jalan ceritanya.
Akhirnya sabtu-minggu kemaren gue mulai buka itu buku, awal mula sih memang berat, tapi ternyata bagus isinya. Jadi kayanya kemaren-kemaren itu gue ga selesai karna gak fokus. Kebanyakan disela. Ini buku sebenernya gak berat-berat amat, cuma kebanyakan istilah asing aja, jadi kesannya susah dimengerti. Setelah udah fokus, malah jadi ketagihan dan cepet bacanya. Ternyata bisa juga gue baca cepet, sampe abang takjub, perasaan baru tadi ngambil buku eeeeh udah selesai aja laughing.
Oh ya nanti gue bikin reviewnya deh.. telat..?? biarin amaaatt.. aahaha..

Karna buku pertama sukses membius gue yang mengakibatkan semua seri Supernova  gue lahap sampe akhirnya ke buku ke 5, gelombang.
Sekarang gue mau bikin review buat buku ini , karna menurut gue ini buku baguuuuss banget... dan bikin penasaran sama buku selanjutnya, yang katanya terakhir.

GELOMBANG
Buku ini bercerita tentang Alfa, anak batak yang lahir disebuah kampung pinggiran danau toba yang konon katanya adalah tempat dimana asal mulanya orang batak berada. Petualangan Alfa dimulai disaat dia baru berumur 12 tahun, disuatu malam ketika bapaknya dan tetua kampung sedang memainkan gondang (alat musik khas orang batak) untuk memanggil arwah Raja (gue lupa namanya) yang diminta datang untuk membantu calon anggota DPR untuk untuk dapat lolos dari pemilihan (tipikal orang endonesah banget mau-sukses-pake-dukun)

Saat itu adalah kali pertama Alfa ada dirumah disaat bapaknya margondangan, biasanya dia selalu diungsikan kerumah sodaranya karna selalu menangis dan menjerit-jerit disaat lantunan gondang dimulai sehingga mengganggu kekusyukan acara.
Untungnya malam itu Alfa tidak lagi menjerit dan menangis meski perasaan takut tetap ada tapi ternyata malam itulah awal dari cerita dan ketakutan Alfa ditandai dengan hadirnya satu mahkluk menyeramkan yang selalu menghantui hidupnya.

Sejak kejadian itu orangtua Alfa resah, ditambah lagi ada kejadian yang hampir merenggut nyawa Alfa. Akhirnya mereka pindah kejakarta agar dapat hidup dengan tenang. Memang hidup mereka menjadi tenang, tapi tidak dengan Alfa, gangguan tidurnya masih berlaku meski dia tinggal dijakarta. Mimpi buruk selalu menghantui sehingga dia hampir tidak pernah tidur dalam jangka waktu yang lama.

Beberapa tahun dijakarta Alfa pindah ke Amerika menggantikan abangnya. Karena bukan berasal dari keluarga berada, maka tujuan Alfa disana adalah mencari nafkah sehingga dapat merubah nasib dia dan keluarganya. Tapi disana Alfa tidak hanya bekerja, dia juga melanjutkan sekolah dan kuliah sampai lulus.

Semua berjalan baik-baik saja sampai akhirnya dia bertemu dengan Ishtar, wanita yang bisa membuatnya tidur lebih dari 5 jam. Sebagai orang yang tidak pernah terlelap, tentu hal ini jadi sangat aneh dan dia langsung ke rumah sakit untuk mencari tau kenapa bisa sampai tertidur.
Dirumah sakit Alfa bertemu Nicky, seorang dokter yang menyarankan untuk pergi ke klinik khusus ganngguan tidur dan menjadi temannya dalam pencarian orang di Tibet.

Diklinik inilah Alfa mulai menyadari bahwa ada arti dalam mimpi buruknya selama ini. Dan mulailah dia bertualang mencari orang-orang yang bisa menjawab apa arti mimpi dia selama ini.
Seketemunya dengan orang yang dicari, makin taulah Alfa kalau dia bukan manusia biasa saja, ada misi yang dibebankan kepundaknya untuk diselesaikan dan dia tidak sendiri, ada beberapa orang yang harus dia temukan untuk menjalankan misi ini bersama-sama. Dalam buku ini, akhirnya ada benang merah yang menggabungkan tokoh-tokoh sebelumnya, akar, petir, partikel dan tentunya si bintang jatuh.

Cerita selengkapnya baca sendiri... big grin

Sebelnya buku ini masih bersambung dan penasaran banget sama kelanjutannya. Semoga penulisnya gak kelamaan ngelanjutinnya.
Ada yang bilang serem baca buku ini, tapi gak buat gue, malah seru dan cerita hantunya bukan kayak buku horor gitu. Biasa aja, tapi emang mencekam... cuma yah gak gimana-gimana juga.

Penilaian buat buku ini.. 9/10.. terlalu besar..?? hmmmm.. biarlah.. karna memang buku ini bagus banget isinya..

Sampai ketemu di riview supernova selanjutnya... Intelegensi Embun Pagi (buku ke-6)

November 26, 2014

Web hosting terbaik..???

Jadi gini.. kemaren kan udah cerita tuh soal temen yang minta tolong dibikinin web. Akhirnya gue iyain, yaah sekalian belajar deh, soalnya gue belom pernah bikin web buat jualan. Kebayang sih mau bikin yang keren-keren kaya yang diluaran, ehtapi ternyata temen gue mau yang simple aja. Intinya sih cuma mau pindahin blognya kedomain sendiri, biar lebih keren aja, ga ada embel-embel blogspot. Dan karena tu orang gak ngerti sama sekali soal beginian, jadi dia minta tolong kegue deh.

Sayangnya gue belom ada pengalaman untuk setting domain sendiri dari blog.. Ya gimanaaa... liat aja nama blog gue, masih ada embel-embel blogspotnya gitu kaaan, belom ada kepikiran bikin domain sendiri.
Tapi jangan sebut nama gue kalo beginian aja nolak. Yaaah sok-sok bisalaaahh dan gue yakin pasti bisa.
Sayangnya urusan domain, temen gue yang pilih web hostingnya, dia beli domain di ardetamedia.com yang katanya masuk dalam deretan web hosting terbaik dan harganya murah.

Habis dapet domain, langsung gue settingin deh blog dia, mulanya googling dulu dooong.. ternyata gampang keliatannya, cukup masuk DNS Management, trus add CNAME Records, tinggal copy paste aja yang diblogspot. Kelihatannya gampang.

Tapi ternyata... mau masuk ke DNS Management aja ga tau harus gimana. Googling lagi, katanya musti masuk ke cpanel, trus log in disana. Dan ternyata di webnya sendiri ga ada menu itu. Akhirnya gue tanya dong sama customer servicenya, tapi sayang jawabannya malah.. "bisa kami bantu pak migrasi blogspotnya, biayanya 50ribu".
Trus gue tanya, kalo setting sendiri bisa kan..? bisa katanya. Trus gue tanya lagi caranya gimana... gak dijawab-jawab. Ya berhubung masih jam kerja, gue tinggalin dulu urusan ini. Jam istirahat, gue masih dicuekin. Ya udah gue masih sabar nunggu.. eeeh ternyata sampe sore ga dijawab-jawab juga. Ya udahlah gue pikir besok aja.

Paginya gue chat lagi, untungnya yang nerima masih sama orangnya, mas jono namanya. Akhirnya gue cerita kalo kemaren gue dicuekin. Trus dengan sedikit memaksa, gue minta gimana caranya gue log in untuk bisa setting DNS Managementnya. Akhirnya gue dikasih deh link untuk log in. Kalo dimereka bukan cpanel, tapi registrant panel. Trus gue coba berkali-kali ga bisa-bisa, semuanya invalid. Gue chat deh sama admin yang lain, trus katanya disuruh informasiin lewat tiket, ini semacam kita email-emailan sama teknisi mereka.

Karena balesannya lamaaaaaa banget.. akhirnya gue chat lagi, lagi-lagi jono yang jawab, setelah gue ceritain masalahnya eeeh dia bilang usernamenya bukan pake email kita, tapi dari mereka dan gue dialihin chatnya kebagian administrasi. Ya elaaaahh jonoooo.. gue mana tau username gue apaaaaa... kasih tau kek barengan sama link yang lo kasih. Duh.. darah udah naek 1 bar.

Akhirnya dapet deh username sama passwordnya. Trus gue log in.. ya salaaaamm.. lagi-lagi stuck. Ga ada tuh tab Add CNAME Record dan sebagainya. Isinya cuma yaaa.. ga penting laah (dan gak ngerti juga gue).
Akhirnya gue pending dulu karna gue harus kerja. Ya dooong.. urusan sampingan mah jangan ganggu waktu kerja (sok profesional) smug.

Hari ketiga.. hebat ya udah 3 hari aja, dan gue belom kelar juga urusan ini sleepy.
Begitu masuk member area (beda sama registrant panel) ternyata ada jawaban dari bagian teknisi mereka. Dan jawabannya sama sekali ga bantu. Cuma link registrant panel dan link postingan orang yang isinya cara setting domain. Yaelaaah mas broo.. telat banget deh yeeeeyy... ekeh udah tau dari kemaren.

Lagi-lagi gue chat sama cust-service dan lagi-lagi jono yang jawab. Aaah kayanya dia doang nih pegawainya. Setelah gue omel-omelin.. baru deh gue dikasih tau kalo nama servernya diganti dulu. Eh buset dah.. kenapa gak sekalian aja sih, mana tau gue kalo nama servernya kudu ganti. Habis itu baru deh keluar semua tab yang dibutuhin. Tapii.. lagi-lagi gue bingung. Soalnya beda banget sama settingan yang ada diluaran, dan link yang dikasih teknisi merekapun, isinya sama dengan yang gue googling. Hadaaaahhh... darah gue langsung naik 5 bar..!! apasih niiihh..!! angry

Banyak kolom-kolom yang kosong dan samaaaa sekali gak user friendly, dan bener-bener bikin bingung orang awam kayak gue. Dan resenya, semua hasil googling rata-rata sama perintahnya, kayanya cuma mereka doang tuh yang beda sendiri.. hadaaaah gimana sih nih, katanya web hosting terbaik..??
Ngobrol-ngobrol sama temen gue yang jagonya bikin web.. eeeh ternyata kasusnya sama. Mereka nyusahin banget dan susaaah bener ditanya soal settingan. Dan temen gue pun nyerah di 50ribu itu.

Yasudahlah sijago aja nyerah, apalagi gue. Daripada darah gue poll sampe 10 bar, mending bayar 50ribu. Kesel bener jadinya.. bukan soal 50ribunya, tapi pelayanan mereka kacrut bener. Sama sekali gak terbuka soal settingan. Emang sih ada pepatah bilang, ada barang ada harga.. cumaaa yaaa.. jangan gitulaaahh... web hosting yang lain gak begitu kok, cpanel mereka user friendly banget dan rata-rata sama, jadi bisa saling contek.

Maap deh ya ardetamedia.. ternyata kalian terbaik buat yang bayar lebih aja. Buat yang mau irit kayanya kudu cari web hosting lain aja. Emang sih respon cust-servicenya cepet bener.. tapi sayang pas diminta tolong buat settingan, berubah jadi sibuk dan ga bisa jawab, trus diarahinnya buat bayar 50ribu. Maap lagi loooo.. kalo gue posting ini, sukur-sukur kalian bisa perbaiki pelayanan kalian. Soalnya rata-rata keluahannya sama ama gue.

Soo buat yang mau pake ardetamedia, lebih baik pikir-pikir dulu deh... murah sih iya, tapi awalnya doang.. kebelakangnya malah jadi paling mahal.

Dan memang setelah gue bayar, 2 jam sesudahnya kelar.. sayangnya gue udah kesel duluan.. sayang banget.

Whosaaaahhh.... mood bikin web hilang seketika..

October 30, 2014

Ini penting lhoo...

Selama ini gue selalu berpikir kalo gue udah cukup banyak dalam hal berbagi kesesama, apalagi soal berderma, rasanya udah cukup tiap bulannya. Dan selama bekerja, pikiran gue selalu dipenuhi dengan mengalokasi gaji gue buat nabung, investasi, asuransi, dana pensiun dan semuaaaa untuk kesejahteraan hidup gue sekarang dan nanti (pensiun), malah lebih gila lagi gue udah bikin asuransi pendidikan jauh sebelum gue nikah.

Semua itu gue pikirin karna gue adalah tulang punggung keluarga. Asuransi kesehatan dan investasi  gue buat biar kalo ada apa-apa sama gue *amit-amit-ketok-meja*, mamah dan adik-adik gue masih bisa menyambung hidup dari uang itu. Dana pensiun gue bikin supaya tua nanti gue gak mau nyusahin anak-anak gue dan keluarganya. Kalo dana pendidikan, tentunya gue pengen anak gue gak ada kendala buat sekolah dimanaaapun mereka mau.
Dan setiap bulannya gue bekerja sedemikian kerasnya agar semuanya tercapai.

Setiap bulan pulalah gue selalu merasa kurang akan gaji gue. Padahal setiap tahun gaji selalu naik tapi tetep aja kurang. Karna hampir 90% gaji, gue habiskan buat kebutuhan keluarga dan bayar ini-itu, otomatis cuma 10% yang gue pake buat senang-senang. Biasanya sih belanja buku, untungnya gue termasuk orang yang jarang belanja baju, tas ato sepatu.
Selain kerjaan gue gak menuntut untuk berpakaian trendi setiap ngantor, gue juga gak tega pake barang bagus tapi nyokap sama adik-adik gue masih setia sama barang yang lama.

Selama ini pula yang diotak gue cuma gue-gue-gue. Gimana caranya biar hidup gue nyaman, gimana caranya biar hidup gue gak nyusahin orang, gimana caranya biar gue bisa nyenengin keluarga.
Diotak gue cuma ada pikiran gimana caranya biar keluarga gue bisa hidup layak, bisa bayar asuransi, setor reksa dana, nabung dan gimana caranya menghasilkan banyak duit-duit-duit.

Beda halnya dengan berderma.
Selama ini gue selalu ngasih sekedarnya aja, baru ngasih lebih kalo ada yang minta dan kolekte mingguan digereja juga sekedar yang ada didompet aja. Dan gue gak pernah bikin pos keuangan soal derma ini.

Ternyata pikiran gue selama ini salah.

Dan gue baru menyadari semua ini ketika gue ikut bakti sosial kepanti asuhan. Kunjungan ini merupakan kegiatan yang diadain oleh lektor gereja gue. Selain kunjungan tentunya kita ngasih sumbangan dan masing-masing lektor dimintai 50ribu.
Saat itu karna gue tau bakalan mau dapet rejeki diluar gaji, dalam hati langsung janji, nanti kalo duitnya turun, gue bakal kasih lebih deh buat sumbangan. Tapi karna gue ga enak mau sumbang lebih dari yang seharusnya, gue bilang aja duit ini sumbangan dari temen-temen kantor.

Selesai acara, udah deh gue gak inget-inget lagi.

Beberapa hari setelah itu ada temen yang bbm nanyain domain buat webnya. Ngobrol punya ngobrol endingnya dia minta bikinin web buat dagangannya. Waah rejeki nih, mana ga pake nawar lagi, terserah gue buka harga dan dia juga gak minta yang macem-macem.

Hari gajianpun tiba.. pas liat saldo ditabungan, gue hampir gak percaya.. kok gede banget, gak kayak biasanya. Langsung deh gue telpon bagian keuangan, ada kesalahan transfer apa nggak. Kan males banget udah seneng-seneng eeeehh.. duitnya harus dibalikin karna kelebihan transfer.
Puji Tuhan ternyata gak ada kesalahan, dan langsung siangnya gue turun buat tandatangan slip gaji (biasanya males) kepengen tau seberapa besar insentif gue.

Waaaw.. kalo dilihat-lihat, selama 11 tahun kerja disini, baru kali ini bonus bulanan gue sedemikian besarnya.. Eeh tapi jangan bayangin 2 dijit yaak.. gak kok.. tapi lumayanlaaaah.
Mikir.. mikir.. mikir.. kok tumben nih boss gue baik banget..? padahal prestasi bulan ini gak keren-keren amat.

Akhirnya gue sadar, kayanya inilah buah dari derma gue. Gue yakin banget rejeki yang gak seberapa gue kasih buat anak-anak panti berbuah melimpah buat gue. Gue langsung cerita sama mamah dan mamahpun mengiyakan kalo kita ngasih sedekah yang gak kelihatan tangan kiri, buahnya melimpah besar. Kalo kita ngasih sedekah ala kadarnya.. yaa buah yang berbalik untuk kita juga ala kadarnya. Makanya sisihin deh gaji setiap bulan buat bersedekah, dan gak boleh hanya sekedar, tapi dianggap pengeluaran rutin yang wajib dikeluarin.

Okedeh.. pelajaran baru lagi buat kita semua. Dan gue merasa pelajaran ini penting untuk dibagi-bagi.
Kalo kalian merasa setiap bulan gajinya selalu kurang, itu berarti kita kurang dalam hal berderma. Dan gue yakin ini tegoran dari Tuhan supaya gue jangan melulu mikirin diri sendiri, harus pikirin orang sekitar yang masih butuh bantuan.
Yakin deh kita gak akan kekurangan dengan memberi derma, justru Tuhan akan melimpahkan kepada kita rejeki yang kita gak sangka-sangka asalnya.

Mulai dari sekarang, ayo deh bikin pos pengeluaran buat sedekah, dan kalo bisa besarnya jangan hanya sekedarnya.. inget aja.. makin banyak memberi, makin banyak pula yang kita peroleh.. Amiiinn.. terimakasih ya Tuhan..

Tambahan : Barusan ngecek rekening, ada lagi tambahan uang. Tau gak dari mana..?
Jadi nih... kemaren gue beli permen xylitol, ternyata lagi ada undian berhadiah langsung tanpa diundi. Gue beli 2, satu buat abang dan satu buat gue. Niat beli sih bukan buat ikut undiannya, tapi emang pengen aja ada permen di dalem tas, kalo-kalo butuh.
Nah pas gue buka punya gue.. eeeh ternyata ada voucher 100rb didalemnya, seneng dong, verifikasinya gampang lagih, tinggal masukin kode voucher di webnya trus tinggal tunggu aja.
Tadi pagi orang xylitolnya telpon konfirmasi dan gak berapa lama masuk deh uangnya kerekening gue.
Lumayan kaaann.. dan gue seneng soalnya nih biasanya kalo hal-hal undian begini, yang menang selalu abang. Eeeeh ini tumben-tumbenan gue yang dapet.. ahahaha.. abang juga takjub.

Jadi.. masih ragu buat berderma..??

October 12, 2014

Rejeki ga boleh ditolak

Harusnya hari sabtu kemaren kita ngerayain ulangtahun keponakan gue si Patar. Tapi rencana tinggal rencana, anaknya malah masuk rumah sakit karena diare. Hari ini harusnya juga udah bisa pulang tapi ternyata administrasinya tutup karna hari minggu jadi baru boleh pulang hari senin besok.

Hari ulangtahunnya sebenernya kamis berhubung pada sibuk kerja, jadilah dirayain sabtu aja, biar bisa ngumpul semua. Hari jumat gue udah minta tolong simamah bikinin kue blackforest buat dibawa sabtu pagi. Baru aja kuenya masuk oven, siabang ngabarin kalo tadi malem anaknya dirawat dirumah sakit.
Berhubung udah masuk oven, yasudahlaaah.. lanjut terus.

Hari sabtu abang kesana, sendirian bawa kuenya. Mubazirlah kalo gak jadi, terserah aja mau diapain soalnya udah dibikin. Gue gak ikutan kesana soalnya ada acara lektor, mau rosarioan sekaligus bakti sosial di panti asuhan Vincentius otista.

Puji Tuhan penyakitnya ga parah amat jadi siabang ga pake nginep disana. Hari ini gue juga ga kesana, maklumlah cucian kotor numpuk 2 ember.. kalo ga dicuci sekarang bisa-bisa jadi sarang tikus deh. Tadinya abang aja yang mau kesana lagi sendirian, tapi kemaren itu jakarta panasnya luar biasa (katanya sih sampe 40 derajat celcius) jadi males jalan apalagi kalo pake motor.. iih sedhaapphh bener rasanya.

Tadi jam 6 sore abang ipar gue telpon, tau-tau mau ngobrol sama gue. Jarang-jarang sih..
Ternyata dia minta izin buat anaknya tinggal dirumah gue biar bisa dirawat yang bener sama gue dan simamah. Antara seneng campur panik perasaan gue. Seneng karna gue emang sayang banget sama ponakan gue yang satu ini, akhirnya gue bisa juga dapet kesempetan buat ngurus dia dengan tangan gue sendiri.. dengan food combining yang taat tentunya..!!
Tapi gue juga panik.. apa bisa gue dikasih tanggung jawab sebesar ini, gue kan kerja.. yang bisa dimintain tolong cuma mamah doang. Tapi tau sendiri ketua wilayah kan rempong bener (eh ya simamah naik jabatan sekarang, dari ketua lingkungan jadi ketua wilayah).

Gue langsung nanya mamah, bisa gak sipatar dititip disini. Mamah bilang bisa, bawa aja kemari. Trus ternyata 1 paket sama mamahnya. Iissh gue lupa.. mana mungkin yak tu anak dititip sendirian dirumah gue tanpa emaknya. ahahaha..

Begitu tau emaknya juga ikut, malah tambah bingung. Masalahnya kamar dirumah gue udah keisi semua.. mau ditaro dimana dong mereka. Bisa aja sih tidur dikamar gue, tapi kasian kalo harus turun naik nanti siapa yang jagain.
Ada kepikiran kalo sofa yang dibawah dituker aja sama sofa bed, tapiii... kemaren baru aja bayar semesteran sibontot.. hiks.. lagi kere nih kantongnya..

Kalo sodara sendiri mungkin lebih tega bakalan ngasih tidur dimana aja. Tapi berhubung kakak ipar.. jadi ga enak kalo gak ngasih tempat yang nyaman, trus kan anaknya sakit, jadi kalo bisa dikasih tempat yang paling nyaman deh biar ga rewel.

Oh ya alesan apa sih kok bisa abang ipar gue punya ide kayak gitu.

Jadi gini, bukan bermaksud mengecilkan sikakak ipar. Tapi sebenernya ponakan gue ini bisa aja sehat kalo kakak gue ini ngerawatnya telaten. Kasih makannya teratur, buahnya dan sayurnya ga boleh ketinggalan, dan air putihnya harus banyak. Tapi sayang sampe berbusa mulut ini ngomel (mertua gue tentunya) ternyata ga ada perubahan, tetep aja bolong-bolong terus.
Abang ipar gue udah stress banget kayanya, habis sebentar sembuh trus sakit berkepanjangan, trus harus bolak balik dirawat dirumah sakit. Kinerja dia dikantor juga udah gak maksimal dan makin ga enak sama orang kantornya karna harus izin terus. Yaaa meskipun pihak kantor juga ngerti, tapi lama-lama bisa dapet SP juga.

Memang pernah ada omongan yang terucap dari mulut gue, kalo gue dan mamah siap ngerawat anak ini kalo kakak ipar gue udah kerepotan bener ngurus ini anak, bahasa kasarnya sih.. "kalo elo ga becus, sini deh gue aja yang ngurusin ini anak..!!". Pasti sembuh deh, soalnya setiap dia sakit, masalahnya selalu hal yang sepele, karna telat makanlah.. kurang minum air putihlah.. ato karna makanannya kena bakteri.

Naah lhoo.. kemakan omongan sendiri kaaan.. makanya jangan suka ngegampangin masalah..
Tapi jujur gue sebenernya hepiii bener dia mau tinggal dirumah. Rumah gue jadi gak sepi lagi.. bakalan selalu ada orang yang dirumah, dan mudah-mudahan aja dia makin sehat setelah dibantu urus sama mamah dan gue.

Sekarang pengen cari-cari crib buat bayi.. biar kalo siang-siang gitu bisa ditidurin dibawah aja ga usah dikamar, jadikan emaknya ga repot naik turun tangga. Aaaah terlalu jauh ga sih pemikiran gue.. secara mereka ga selamanya juga tinggal disini, soalnya abang ipar gue bilang paling seminggu 2 minggu.. ahaha..
Yang jelas sih kalo emang mereka jadi tinggal disini, rumah harus udah rapih. Etalase bekas simamah dagang harus diungsikan, barang-barang ga kepake yang selama ini dibiarin aja diruang tamu juga harus dibuang, biar rumahnya lega'an dikit dan ponakan kesayangan gue betah tinggal disini..

Yuk aah.. #SingsingkanLenganBaju.. 

October 02, 2014

Terlalu selingkuh

Apa penyebab orang bisa selingkuh..? pasti banyak yah.. salah satunya adalah adanya kesempatan. Dan inilah yang gue rasain sekarang. Iya.. gue selingkuh.. eh tapi bukan masalah percintaan kok, kali ini yang gue bahas soal pola makan.

Yang udah sering baca blog gue pasti udah sering baca kalo gue adalah penganut pola makan food combining (FC). Tapi sejak tinggal dirumah nyokap, FC gue coret banget. Karna apa..? yah karna banyak kesempatan itu tadi.

Namanya manusia pasti punya standar kesabaran. Sabar gue dalam hal nahan gak makan makanan yang gak sehat ternyata tipis banget. Iman akan masakan mamah rupanya gak tebel. Selalu aja tergoda dan berujung penyesalan big grin big grin.

Tapi lama-lama bosen juga sama makan yang gak sehat, makin lama gue makin males ngapa-ngapain pengennya goler-goleran teruuuss..berat badan juga perlahan naik, setelah melewati perenungan yang lama, akhirnya gue memutuskan untuk balik lagi ke pacar pola makan yang lama.
Karna lebih dari 4 bulan berselingkuh, tentunya gue yakin banget badan gue udah kotor.. aku ternodai..!! #okeabaikan.
Dan gue memutuskan untuk detox badan gue. Mulai dari hari sabtu kemaren selama 3 hari gue hanya makan buah aja. 
abaikan putih-putih di buah kelengkeng, didalemnya masih aman ternyatawinking
Maap ya fotonya cuma 1, soalnya ada kebodohan fatal yang mengakibatkan folder fotonya hilang tanpa jejak, cuma ini aja yang tersisa. Pokoknya selama 3 hari gue bersihin badan gue dengan mengonsumsi buah-buahan aja, baik itu di jus ato dimakan langsung.

Dimulai dari ketika bangun tidur minum segelas air hangat dicampur perasan lemon (jeruk nipis juga boleh) trus lanjut jus, kemaren itu gue bikin jus dari campuran nanas, jeruk dan pepaya, tanpa gula dan es. Rasanya.. nyaaamm... enak bener, apalagi kalo buahnya baru keluar dari kulkas. Jangan lupa sama minum air putihnya, sehari gue bisa habis 3 liter air lebih.

Saat detoks, semua berjalan dengan lancar. Hampir aja gagal gara-gara godain sepupu gue, nyaris permen yupi dia gue caplok.. eeh untungnya adek ngingetin angel.

Berhubung kenakalan gue cuma makan campur-campur (karbo + protein) jadi pas detoks cuma demam aja, ga sampe migren, mual-mual ato pusing. Tapi dihajar minum air putih yang banyak demamnya ga berlanjut lama. Oh ya selama detoks usahakan tidak melakukan aktifitas yang berlebihan, kalo mau olahraga juga cari yang ringan aja kayak yoga ato jalan santai. Soalnya tubuh lagi dirapihin dari yang rusak-rusak jadi butuh energi yang berlebih.

Selesai detoks.. udah mulai bener makannya, hari selasa simamah bikin pecel dan tempe bacem, bagus dah. Trus hari rabu bikin urap sama tempe bacem lagi tongue yang akhirnya gak dimakan karnaa.. ada yang ulangtahun dikantor dan bagi-bagi makan siang dan keliatannya menggiurkan.. akhirnya dimakanlah nasi kuning ples ayam goreng.. eeeh dapet tambahan ayam goreng lagi dari ruangan sebelah.. hmm.. mulai nih..
Jam 3 saat-saat rawan perut (beginilah kalo makan gak bener, cepet laper lagi) pergilah gue ke sevel buat cari yang dingin-dingin. Beli cold stone 1 cup rasa strawberry sama donat 2. Uuuyeeaaahhh... jam 5 udah habis aja itu cemilan.

Lanjut malemnya mampir dulu kesuperindo buat belanja bulanan. Yang gak pernah ngambil cemilan kok yaa dikeranjang ada pringles, berbagai biskuit gurih dan cemilan rumput laut rasa tom yum.
Sampe dirumah bukannya makan yang bener lagi ato bikin jus sayuran eeeh malah buka cemilan yang dibeli tadi.

Lepas 30 menit habis makan.. tiba-tiba perut gue sakiiiiit banget. Duuh kenapa nih..?? langsung ke toilet aja, sapa tau pengen bab. Ternyata bener, tapi maaaaakk... diiringi dengan keringat dingin yang mengucur, mual dan langsung lemeeezz banget rasanya. Kelar penyiksaan itu, gue langsung mandi dan curhat sama mamah kalo perut gue sakit. Eeeh pas lagi cerita kok yah mual banget trus kepala kliyengan. Trus muka gue langsung pucet abis dan keringet dingin ngocor lagi.

Langsung adek gue yang cowok disuruh mamah beliin kelapa ijo buat netralin semuanya. Udah dipastikan gue mabok mecin laughing laughing ga cakep yak isitilahnya, dan harus segera dibersihin badannya.
Untungnya dirumah gue itu banyak yang jualan kelapa, jadi ga sampe 5 menit udah bisa minum. Langsung gue abisin 1 buah kelapa. Dan habis itu berangsur-angsur membaik, cuma jadinya diare.. d'oh.

Dari jam 8 sampe 12 malem, gue berkutat sama toilet, lemezz dah.. eh tapi jam 11 sempet makan nasi sama sayur sepiring sih.. abis kok lapeeer banget jadinya. Puji tuhan.. ternyata diarenya ga berlangsung lama. Akhirnya gue bisa tidur dan pesen sama mamah besok ga usah dibangunin, mau ga ngantor aja izin sakit.

Paginya jam 7 udah ga bisa tidur lagi, padahal maunya tidur aja ga usah kerja. Eeeh ternyata badannya udah biasa.. ya sudahlah.. langsung mandi dan berangkat kerja juga akhirnya.

Begitu deh ceritanya kalo orang terlalu selingkuh.. ga bisa lepas. Maunya nempeeel terus sama kebiasaan lama, padahal kemaren gue udah sempet-sempetin detoks badan.. eeeh dikotorin lagi, ya marah deh badannya. Untung aja cuman diare.. coba kalo sampe dehidrasi ato sampe masuk UGD.. iiiihh amit-amit-ketok-meja, soalnya gejalanya ga keren banget, cuma gara-gara kebanyakan makan cemilan berMSG tinggi, bisa hancur reputasi gue.. ahahaha.. I don't want to see rolling on the floor

Mudah-mudahan kejadian mabok mecin ini bikin gue kapok dan gak usah beli-beli lagi cemilan ga bermutu itu.. yaaaah mudah-mudahan siiih.. kadang gue kan tobat sambel juga kalo soal makanan.. ehehe
Bagusnya sih pernah ada pikiran juga buat kapok.. big grin