Showing posts with label Book Review. Show all posts
Showing posts with label Book Review. Show all posts

January 13, 2015

Buku Koala Kumal Review

Akhirnyaa tuntas juga baca buku ini. Buku ke tujuh dari Raditya Dika yang berjudul koala kumal dan sayangnya gak kebagian kaosnya, karna gue adalah pemesan ke seribu sekian di preorder bukunya. Ajegile dah penggemarnya Radit.. pasti pada bela-belain tidur malem ato begadang nih, biar dapet hadiah kaos juga. Tapi karna masih masuk jalur preorder, jadi gue masih dapet tandatangan asli dan bisa baca lebih awal dari yang lain, karna buku ini baru beredar di toko buku tanggal 17 bulan ini.

Sayangnya baca buku ini ga bisa langsung abis, adaaaaaa yang bikin nunda. Trus baca dikit-dikit ternyata gak asik, lucunya jadi kurang. Akhirnya jam makan siang tadi gue tamatin biar selesai. Daaaaann... aaahh.. ini buku bikin gimanaaa gituh, mana udara lagi dingin banget dikantor, ujan terus dari pagi.

Seperti buku-bukunya yang lain, koala kumal ini juga diambil dari kisah nyata kehidupan Radit yang absurd dan kayanya cuma dia dan keluarganya yang ngalamin itu. Kayak 1 cerita tentang bokapnya yang pake tabir surya saat main layangan, coba deh.. kayaknya bokap gue ato bokapnya abang.. bahkan om-om gue gak bakalan kepikiran buat pake itu lotion day dreaming

Trus dia juga cerita soal film-film yang udah dia buat terutama malam minggu miko, disini dia bakal cerita juga tentang gimana mas anca bisa terlibat di malam minggu miko.
Secara keseluruhan buku ini bercerita tentang patah hati. Ada beberapa bab yang nyeritain itu dibuku ini, bukan cuma patah hati karna cinta, patah hati dengan sahabat juga ada.

Dan endingnya gue suka banget.. dimana diceritain kalo Radit baru aja pulang habis ketemuan sama mantannya yang ngajak balik tapi Raditnya gak mau. Trus nyokapnya bilang.. kalo ada istilah untuk patah hati, yaitu dewasa. Whuuuiihhh... bener banget deh bu.. kayanya setiap kita patah hati.. bukan melulu soal cinta, jika kita bisa lewati pada akhirnya.. kayanya bikin kedewasaan kita naik beberapa persen. Ibarat petuah orang tua.. semua masalah pasti ada hikmahnya.

So far setelah buku marmut merah jambu, buku-bukunya Raditya Dika jauuuh lebih enak dibaca. Alurnya jelas dan endingnya seru.. jadi pengen senyum-senyum sendiri setelahnya.. dan sedikit melow tentunya.. #pasanglagunyaRAN #dekatdihati #kebawasuasanaujanseharian


ps : hati-hati buat yang belom bisa move on dari patah hati.. ini buku bisa ngebuka luka lama yang amat susah kita tutup

December 08, 2014

Sebelas Patriot

Malem minggu kemaren gue menghabiskan beberapa buku lagi buat dibaca. Cuaca mendung seharian dan gak ada orang dirumah. Simamah kondangan kepekalongan, si bontot jalan-jalan kebandung, adek gue yang cowok pacaran, dan siabang malah kongkow bareng bapak-bapak disamping rumah. Mau nonton tv, ga minat sama acaranya. Mo nonton film, flashdisk gak kebaca... yaaa sudahlaaahh.. baca buku aja.

Karena besok paginya gue harus koor Lektor jam 6.30 pagi trus nyambung tugas PA (pengantar acara) buat baptisan bayi dan anak, makanya gue gak mau baca buku yang tebel-tebel, takut gak tidur-tidur. Akhirnya gue pilih yang tipis aja, salah satunya Sebelas Patriot karangan Andrea Hirata.


Dari awal terbit, gue gak tertarik beli buku ini. Selain karna tipis, buku ini berisi tentang sepak bola dan gue kurang hobi sama bola-bolaan.
Tapiii... berhubung kemaren di bukabuku lagi ada diskon dan harganya jadi 15ribu sajah.. akhirnya beli juga deh, dan ternyata ada bonus cd berisi 3 lagu tentang bola yang lirik dan aransemen lagunya dibuat sendiri oleh Andrea Hirata (gue sih kurang suka lagunya).

Isi buku ini ternyata bener-bener ngebahas tentang bola aja, soal ikal yang jadi hobi bola dan terobsesi menjadi pemain PSSI.

Alkisah Ikal menemukan album foto yang disimpan tersembunyi oleh ibunya. Dalam album itu ada foto seorang pria muda yang sedang memegang piala dan berkostum bola. Foto itu lantas Ikal simpan dan akan dicari tahu siapa gerangan anak muda yang ada difoto tersebut.

Suatu hari terjawablah siapa orang yang ada difoto itu. Tak lain dan tak bukan adalah ayahnya Ikal sendiri. Sang pemburu yang sudah sepuh menceritakan pada Ikal bahwa sewaktu muda, ayahnya beserta kedua saudaranya adalah pemain bola yang berprestasi. Mereka selalu mengalahkan lawan tanding mereka dengan permainan yang cantik, dan ujung tombaknya adalah ayah Ikal sendiri.
Mereka bertiga, Sulung, tengah dan sibungsu yaitu ayah Ikal. Kombinasi mematikan apabila mereka sudah bermain dilapangan.

Sayangnya ayah Ikal hidup dalam masa penjajahan belanda, sehingga kemampuannya yang gemilang justru membawa petaka baginya. Belanda tidak suka bila ada pribumi yang mengalahkan tim bolanya saat pertandingan yang diselengarakannya.
Ayah ikal yang berprestasi harus merelakan tulang kakinya remuk hingga tidak dapat bermain bola lagi seumur hidupnya. Hal itu didapatkannya disaat Belanda melarangnya untuk terus ikut pertandingan sepak bola.

Dari cerita itulah Ikal paham mengapa ibunya menyimpan rapat-rapat foto-foto kenangan ayahnya. Rupanya sang ibu tidak mau ayah Ikal mengenang kembali kepahitan masa mudanya. Dan dari cerita itu pulalah Ikal bertekad menggantikan ayahnya untuk menjadi pemain PSSI. 

Ikal berlatih sangat keras untuk tekadnya yang satu ini. Disetiap kesempatan ada, pasti selalu diisinya dengan bermain sepak bola. Dan agar posisinya sebagai sayap kiri semakin bagus, maka Ikal mulai melatih dirinya dengan mengaktifkan sistem tubuh kirinya menjadi yang utama dalam mengerjakan semua hal, sampai sisiran rambutpun potongannya belah kiri.
Karna semangatnya berlatih, akhirnya Ikal berhasil masuk untuk kualifikasi pemain PSSI. Tinggal selangkah lagi menjadi pemain PSSI..!!

----------------- 0 0 ----------------

Baca buku ini bikin gue nangis 2 kali. Cara ayahnya Ikal yang lembut mendidik anaknya dan cara Ikal yang selalu bertekat membuat ayahnya bahagia bikin gue nyaris nangis tersedu-sedu. Untungnya gue lagi sendirian dikamar, kalo gak.. pasti digodain abis-abisan sama abang.
Gue suka banget hubungan ayah-anak dicerita ini. Dan bagi gue beginilah seharusnya seorang ayah mendidik anak lelakinya. Tanpa ada bentakan, pukulan dan paksaan agar si anak mengikuti kemauan orangtuanya, tapi tetap menjadikan si anak selalu berusaha membuat ayahnya bangga dengan caranya sendiri.

Sayangnya buku ini tipis banget buat cerita-cerita yang dibuat seorang Andrea Hirata. Yaaah mungkin kalo diceritain panjang-panjang, ntar ngebosenin kali yaaaaa...

December 05, 2014

Supernova #1 Kesatria, Putri dan Bintang Jatuh

Tanggal 11 nanti film Supernova seri pertama bakalan tayang. Berhubung gue baru selesai baca bukunya.. ahahaha... telat banget yaaa... jadi bukunya dulu aja kali yang gue review.

Sebenernya udah lama beli buku ini. Tapi sayang, dari awal beli selalu ga pernah tuntas bacanya. Padahal bukunya gak tebel-tebel amat. Tapi dengan tekad yang kuat karna keburu filmnya dirilis, akhirnya gue berhasil baca tuntas buku ini. Malah saking serunya, ga bisa berenti sampe buku ke 5, gelombang.

Buat informasi aja, buku ini adalah serial Supernova yang pertama. Selanjutnya nanti ada Akar, Petir, Partikel, Gelombang dan yang terakhir Intelegensi Embun Pagi (kayanya sih yang terakhir).



Alkisah pada suatu malam diluar negri sana, berkumpulah beberapa mahasiswa asal Indonesia dari universitas yang berbeda (universitas luar negri juga tentunya). Sebagaimana cowok-cowok lagi ngumpul, kalo gak main ps, ato gitaran pasti lagi mabok-mabokan. Tersebutlah Ruben dan Dimas adalah salah dua dari kumpulan itu.
Dihari itu Ruben dan Dimas berjanji bahwa 10 tahun yang akan datang, mereka berdua harus membuat sebuah karya yang spektakuler, dan ternyata karya tersebut adalah sebuah cerita fiksi.

Dalam menulis kisah ini mereka berdua gak mau cerita yang biasa-biasa saja, maka yang dipilih adalah kisah cinta terlarang, seorang Kesatria, Putri dan Bintang Jatuh. Sejalan dengan itu, dalam dunia nyata ada pula kisah percintaan yang sama dengan kisah yang Ruben dan Dimas buat.

Ferre dan Rana adalah kisah nyata 2 manusia yang terjebak dalam permainan cinta terlarang. Ferre sosok lelaki sempurna yang bisa dipastikan tidak sulit untuk mendapatkan wanita dan Rana adalah seorang istri yang orang-orang bilang adalah wanita beruntung karena mendapatkan suami yang baik, mapan dan tampan.
Namun siapa sangka Rana tidak bahagia dengan pernikahannya dan Ferre terlalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga belum ada wanita disekitar hidupnya.

Mereka bertemu saat Rana yang berprofesi sebagai wartawan mewawancarai Ferre untuk sebuah majalah. Sejak pertemuan itulah cinta terlarang ini timbul dan bertumbuh makin kokoh setiap harinya. Semakin lama semakin sulit mereka menemukan ujung cinta mereka. Keinginan Ferre yang ingin serius diulur waktu oleh Rana yang belum mau suami dan keluarga besarnya tau.

--------------- 0 0 -------------------

Buat gue membaca buku ini membutuhkan kosentrasi penuh diawal-awal bagian cerita. Karena banyaknya istilah-istilah ilmiah dan yang gak gue mengerti, jadi membuyarkan fokus akan ceritanya itu sendiri. Karna selalu tertarik dengan catatan kaki (yang bahkan hampir setengah halaman) jadi lama-lama ilang rasa greget ceritanya.
Akhirnya gue abaikan catatan-catatan itu dan gue berhasil juga menuntaskan buku ini.

Banyak yang bilang buku ini berat untuk dicerna. Sebenernya gak juga, mungkin yang lain itu cara bacanya kayak gue kemaren, keasikan baca foot note, jadi gak konsen sama isi bukunya. Coba deh kalo diabaikan, ternyata isinya gampang dicerna.

Trus juga ada yang bilang kebingungan sama isi ceritanya. Yaah mungkin karna ada 2 kisah, yang satu karangan fiksi Ruben dan Dimas, yang satu lagi kisah nyata, tapi ceritanya mirip-mirip.

Secara keseluruhan buku ini bagus banget dan gue jadi tertarik sama serial Supernova yang lainnya. Oh ya menurut gue buku ini sedemikian sulit karna ini adalah awal cerita dari serial Supernova, jadinya memang masih sukar dimengerti, tapi kalo udah baca buku Supernova yang lain.. waaah bakalan tambah seru deh.. udah hampir keliatan inti sari dari serial ini.

Sekarang tinggal tunggu filmnya beredar.. semoga aja ga jauh-jauh amat dari isi bukunya..

December 04, 2014

Gelombang

Akhirnya serial Supernovanya Dee selesai juga gue baca semua, dari yang pertama sampe buku kelima.. yaaayy..!! party party
Dari awal beli buku yang pertama (Ksatria Putri dan Bintang Jatuh) sampe yang kelima (gelombang), tu buku cuma didiemin aja ga disentuh, malah udah beredar kesana-sini buat dipinjemin. Udah diniatin baca siih.. eeeh ga sampe 5 lembar udah nyerah duluan diseri pertama. Akhirnya baru selesai kemaren-kemaren ini, bayangin... udah berapa tahun tuh.. ehehe.. malu deh ah.

Sampe akhirnya gue tau kalo buku yang pertama mau dijadiin film. Waah mau gak mau harus baca dulu dong biar udah tau duluan jalan ceritanya.
Akhirnya sabtu-minggu kemaren gue mulai buka itu buku, awal mula sih memang berat, tapi ternyata bagus isinya. Jadi kayanya kemaren-kemaren itu gue ga selesai karna gak fokus. Kebanyakan disela. Ini buku sebenernya gak berat-berat amat, cuma kebanyakan istilah asing aja, jadi kesannya susah dimengerti. Setelah udah fokus, malah jadi ketagihan dan cepet bacanya. Ternyata bisa juga gue baca cepet, sampe abang takjub, perasaan baru tadi ngambil buku eeeeh udah selesai aja laughing.
Oh ya nanti gue bikin reviewnya deh.. telat..?? biarin amaaatt.. aahaha..

Karna buku pertama sukses membius gue yang mengakibatkan semua seri Supernova  gue lahap sampe akhirnya ke buku ke 5, gelombang.
Sekarang gue mau bikin review buat buku ini , karna menurut gue ini buku baguuuuss banget... dan bikin penasaran sama buku selanjutnya, yang katanya terakhir.

GELOMBANG
Buku ini bercerita tentang Alfa, anak batak yang lahir disebuah kampung pinggiran danau toba yang konon katanya adalah tempat dimana asal mulanya orang batak berada. Petualangan Alfa dimulai disaat dia baru berumur 12 tahun, disuatu malam ketika bapaknya dan tetua kampung sedang memainkan gondang (alat musik khas orang batak) untuk memanggil arwah Raja (gue lupa namanya) yang diminta datang untuk membantu calon anggota DPR untuk untuk dapat lolos dari pemilihan (tipikal orang endonesah banget mau-sukses-pake-dukun)

Saat itu adalah kali pertama Alfa ada dirumah disaat bapaknya margondangan, biasanya dia selalu diungsikan kerumah sodaranya karna selalu menangis dan menjerit-jerit disaat lantunan gondang dimulai sehingga mengganggu kekusyukan acara.
Untungnya malam itu Alfa tidak lagi menjerit dan menangis meski perasaan takut tetap ada tapi ternyata malam itulah awal dari cerita dan ketakutan Alfa ditandai dengan hadirnya satu mahkluk menyeramkan yang selalu menghantui hidupnya.

Sejak kejadian itu orangtua Alfa resah, ditambah lagi ada kejadian yang hampir merenggut nyawa Alfa. Akhirnya mereka pindah kejakarta agar dapat hidup dengan tenang. Memang hidup mereka menjadi tenang, tapi tidak dengan Alfa, gangguan tidurnya masih berlaku meski dia tinggal dijakarta. Mimpi buruk selalu menghantui sehingga dia hampir tidak pernah tidur dalam jangka waktu yang lama.

Beberapa tahun dijakarta Alfa pindah ke Amerika menggantikan abangnya. Karena bukan berasal dari keluarga berada, maka tujuan Alfa disana adalah mencari nafkah sehingga dapat merubah nasib dia dan keluarganya. Tapi disana Alfa tidak hanya bekerja, dia juga melanjutkan sekolah dan kuliah sampai lulus.

Semua berjalan baik-baik saja sampai akhirnya dia bertemu dengan Ishtar, wanita yang bisa membuatnya tidur lebih dari 5 jam. Sebagai orang yang tidak pernah terlelap, tentu hal ini jadi sangat aneh dan dia langsung ke rumah sakit untuk mencari tau kenapa bisa sampai tertidur.
Dirumah sakit Alfa bertemu Nicky, seorang dokter yang menyarankan untuk pergi ke klinik khusus ganngguan tidur dan menjadi temannya dalam pencarian orang di Tibet.

Diklinik inilah Alfa mulai menyadari bahwa ada arti dalam mimpi buruknya selama ini. Dan mulailah dia bertualang mencari orang-orang yang bisa menjawab apa arti mimpi dia selama ini.
Seketemunya dengan orang yang dicari, makin taulah Alfa kalau dia bukan manusia biasa saja, ada misi yang dibebankan kepundaknya untuk diselesaikan dan dia tidak sendiri, ada beberapa orang yang harus dia temukan untuk menjalankan misi ini bersama-sama. Dalam buku ini, akhirnya ada benang merah yang menggabungkan tokoh-tokoh sebelumnya, akar, petir, partikel dan tentunya si bintang jatuh.

Cerita selengkapnya baca sendiri... big grin

Sebelnya buku ini masih bersambung dan penasaran banget sama kelanjutannya. Semoga penulisnya gak kelamaan ngelanjutinnya.
Ada yang bilang serem baca buku ini, tapi gak buat gue, malah seru dan cerita hantunya bukan kayak buku horor gitu. Biasa aja, tapi emang mencekam... cuma yah gak gimana-gimana juga.

Penilaian buat buku ini.. 9/10.. terlalu besar..?? hmmmm.. biarlah.. karna memang buku ini bagus banget isinya..

Sampai ketemu di riview supernova selanjutnya... Intelegensi Embun Pagi (buku ke-6)

August 07, 2014

Bite-Sized Magic (The Bliss Bakery Trilogy #3)

Sebulan yang lalu, iseng-iseng ke toko Gunung Agung. Rencananya sih mau beliin buku resep buat kakak ipar, sayangnya ga ada.. eeeh malah nemu novelnya bliss yang ketiga.. waaaah langsung deh dibeli.




Buku ini merupakan buku terakhir, yah kaaan namanya juga trilogi kakaaaakk.. ya cuman 3 dooong keluarnya.. tongue

Biasanya gue napsu baca buku ini, tapi berhubung lagi serius baca lagi dwiloginya fira basuki yang Astral Astria dan Paris Pandora, makanya gue cuekin deh ni buku. Yang ada malah gue pinjemin dulu sama anak-anak kantor. Alhasil baru setelah liburan lebaran kemaren ini buku sampe ketangan gue.

Begitu sampe ditangan, langsung deh dibaca. Kelar dalam waktu sehari saja, kepotong kerja dan mandi. Isinya sama bagus dengan yang pertama ato kedua, hanya karna terlalu ringan, ya udah seneng doang, ga sampe terkagum-kagum. Tapi tetep sih.. ini buku layak baca.

Menyambung dari buku yang kedua, kali ini Rosemary (Rose) dijadikan sandera Tuan Butter dan dipaksa menyempurnakan resep buatan Lily. Jadi ceritanya si Lily ini mau bikin kue yang membahayakan masyarakat Amerika, dia mau bikin kue yang bisa bikin orang ketagihan, bikin orang kelaparan, bikin orang jadi zombie dan bisa bikin saling bunuh demi mendapatkan kue. Tapi sayang belum sempat kuenya selesai, dia menghilang, ada kemungkinan Lily enggan kembali ke pabrik Tn. Butter karna malu sudah kalah bertanding dengan Rose.
Ditengah cerita, keluarga Rose malah ikutan dijadikan sandera jadinya mau gak mau Rose harus menyempurnakan resep itu.

Bahan sihir masih dipakai dalam pembuatan kue-kue dibuku ini, namun lebih banyak bahan jahatnya dan ada beberapa cerita yang tak terduga diakhir cerita.

Secara keseluruhan bukunya layak dibaca kembali, meski ringan tapi ada beberapa bagian yang seru didalamnya. Makanya beli deeehh... 

April 30, 2014

A Dash of Magic (The Bliss Bakery Trilogy #2)

November kemaren gue beli buku The Bliss seri 2 di pameran buku senayan. Begitu liat ada buku ini disana, langsung dibeli karna gue suka banget buku ini. Bentuk bukunya yang kedua masih serupa sama buku pertama, masih warna biru dan bergliter. Dan sekarang gue udah 2 kali baca buku ini, bener-bener ga ngebosenin dan masih sama penasarannya kayak pertama kali baca. Padahal ya gue jarang banget baca buku sampe 2 kali, awalnya sih karna udah ga ada lagi yang minjem (ni buku udah keliling jabodetabek ples bandung-medan) jadi pas dibalikin sempet beberapa hari dimeja kantor. Berhubung lagi males baca yang berat-berat, dan keseringan si abang jemput telat, jadilah buku ini dibaca lagi.




Buku yang kedua ini ga kalah serunya sama yang pertama. Ceritanya masih sama, masih soal kue-kue dan sihir. Disini menceritakan pertandingan Tante Lily (yang mencuri buku sihir keluarga bliss) dengan Rosemary  di Gala Des Gateaux Grands.

Yang apabila Rosemary menang, maka Tante Lily harus berhenti menjual Bahan Sihir Lily dan mengembalikan Booke yang dicurinya. Sedangkan bila Tante Lily menang, maka tidak ada seorangpun anggota keluarga Bliss yang mendekati dia atau Booke.

Selain pertandingan yang seru, disini juga diceritakan gimana caranya keluarga bliss mencari bahan-bahan sihir penunjang  yang akan dicampur kedalam adonan kue, sehingga hasil akhir kue menjadi fantastis dan berkesempatan besar untuk menang.

Sama halnya dengan buku yang pertama, buku yang kedua ini juga ringan dibaca, seharian juga selesai dan enak banget buat dibacain keanak kecil, karna ceritanya imajinatif.
Ga sabar nunggu seri yang ketiga, alias yang terakhir.. 

March 19, 2013

Bliss (The Bliss Bakery, #1)

Tanggal 9 kemaren gue dateng ke Islamic Book Fair di senayan bareng bebep bebep tercintah. Rencananya sih cuman mo minta tandatangan sama foto bareng Erikar Lebang aja (ahahaha.. penting ga penting nih), eeeh kok yah kalap ngeliat diskonan yang #terpampangnyata #bukanbuaian #bukanfatamorgana.

Untunglah cuman bawa duit dikit dan kartu atm dirumah, jadi bisa direm belanjanya. Padahal si abang udah nawarin mau pinjemin kalo duit gue kurang, tapi ga deh.. dirumah masih banyak buku yang belom dibaca.

Salah satu buku yang gue beli adalah Bliss. Ini buku pertama dari trilogi The Bliss Bakery karangan Kathryn Littlewood. Pertama beli karna lagi diskon, jadi jatohnya murah dan bukunya lucu, pinggiran bukunya diwarnain biru-biru gliter gitu. Dan gue emang selalu naksir sama buku ato film yang ada unsur makanannya. Yaaahh sapa sih yang ga suka makan. hehe..

Tebel bukunya standar aja, 350an lembar deh kayanya, dan gambarnya juga lucu.



Jadi ceritanya Bliss ini adalah keluarga yang punya usaha toko kue (cita-cita gue nih), yang istimewanya kue-kue yang dibikin ada unsur-unsur sihirnya. Terdiri dari bapak-ibu Albert-Purdy dan 4 anak (Tyme-ty, Rosemary-rose, Sage, Parsley-Leigh) kalo versi indonesia pasti jadinya salam, kemangi, ketumbar.. hehehe
Mereka menganut sihir yang baik soalnya kebanyakan sihirnya digunain buat nolongin orang.

Nah masalah muncul saat orangtua dari anak-anak rempah daun ini pergi kekota lain karna diminta menyelesaikan masalah dikota tersebut. Perginya cuma seminggu, tapi kisahnya bisa jadi 1 buku, mungkin kalo perginya setahun, bisa bikin perpustakaan jadinya.. #ehsalahfokus.

Sebagai anak yang paling peduli sama toko kue, maka si rosemarylah yang diserahkan kunci duplikat untuk ruangan pendingin yang ternyata isinya bukan bahan-bahan kue biasa, tapi kumpulan bahan-bahan sihir yang dikoleksi orangtua mereka, dan yang paling penting di ruangan ini adalah Cookery Booke ato buku resep sihir mereka.

Tugas si Rosemary ini adalah menjaga si buku agar ga hilang dan jangan dipindahkan kecuali itu toko kebakaran. Tapi yang namanya anak, makin dilarang malah makin penasaran kan.. yaaahh.. bencana deh jadinya.

Selanjutnya, enaknya baca sendiri aja kali yah.. lumanlah ni buku, ceritanya enak dibaca ato buat dibacain ke anak kecil, soalnya alurnya ga berat, mengalir dan pas, ga bertele-tele.

Enak juga dibaca buat selingan ato lagi nunggu jemputan (pengalaman pribadi).

Liat-liat di amazon, kayanya buku kedua udah keluar, tapi gue belinya nanti aja ah kalo ada pameran lagi, abis kemaren nyesel bener ngeliat buku-buku yang belom gue baca, eeh disitu dipajang aja pake harga diskonan.

Pameran gramedia juga beloman nih kayanya.. *mulai irit jajan*