Showing posts with label cilegon. Show all posts
Showing posts with label cilegon. Show all posts

May 01, 2014

Kebetulan atau keajaiban

Kadang gue suka menghayal, enak kali yah punya uang 2 juta. Jiaaah cuma 2 juta..?? apa susahnya..? tunggu dulu.. belom kelar tulisannya, maksud gue 2 juta dolar amrik big grin.
Dalam hayalan gue dengan duit segitu, gue bisa keliling dunia bareng abang ples keluarga gue. Beli rumah disalah satu mansion impian, beli mini cooper buat gue dan Odyssey buat abang. Trus bikin cafe buku buat usaha. Sisa uangnya masukin tabungan, reksa dana dan investasi asuransi. Kayanya enak tuh hidupnya.. tenang ga usah mikirin duit.

Yaaah namanya juga hayalan, sukur-sukur suatu saat nanti terwujud.. amiiin sodara-sodara. Sekarang sih berusaha realistis aja, gak ngoyo harus menghasilkan uang 2 juta dolar biar hidup sejahtera, tapi kalo emang suatu saat dapet, ya alhamdulillah, teuteup ngarep tongue.

Bicara soal keajaiban, tentu semuanya serba kebetulan. Dan kebetulan yang kita alami kalo dipikir-pikir tentunya sebuah keajaiban.

Sebulan yang lalu, dihari minggu yang menyengat tiba-tiba tetangga gue dateng bawain nyokap tabloid Saji. Kata dia ga kepake padahal masih baru, abis istrinya udah dibeliin ga tertarik buat dipraktekin. Emak gue sih seneng-seneng aja dikasih, dia kan hobi banget sama buku resep. Langsunglah dibaca sama simamah, dan begitu selesai ditaro aja diatas meja tamu. Selesai simamah baca, gue yang lagi ngobrol sama abang, langsung ambil dan baca tuh tabloid. Setelah sampai dikolom fengshui, langsung tertawa terbahak-bahaklah gue.. dan ngomong.. yaaah emang deh kalo rejeki gak kemana.

Tenaang bukan menang undian 2 juta dolar kok, tapi cuma ngebahas pertanyaan dari email gue. Jadi gini, bulan desember tahun lalu, gue download tabloid Saji gratisan yang disediain wayang force. Wayang Force adalah sebuah Platform Membaca dan Penerbitan yang dapat digunakan untuk membaca dan mempublikasikan salinan digital buku, majalah, atau media cetak lainnya 
Bahasa gampangnya sih Wayang Force itu aplikasi apple ato android yang digunain buat baca majalah, koran ato buku secara digital, ada yang gratisan dan ada juga yang bayar.

Ditabloid itu selain ada resep, ternyata ada kolom konsultasi, salah satunya kolom fengshui. Dan entah kenapa gue tertarik buat ngirim email kemereka menanyakan tanggal lahir gue ini cocoknya bisnis apa, karna kebetulan kan gue ga berniat selamanya kerja kantoran. Gue pengen bikin usaha sendiri nantinya.

Kelar kirim email, gue sama sekali lupa dan ga ada niatan langganan tabloid ini. Padahal harusnya gue mantengin setiap edisi, karna siapa tahu pertanyaan gue dijawab.

Tapi yang namanya rejeki.. ga pernah disangka dateng darimana. Disinilah keajaiban muncul.. yaaah meski cuma sebuah tulisan doang, bukan hal yang penting yang harus banget didapat. Tiba-tiba ga ada angin ato hujan, tetangga gue ngasih itu tabloid dan kebetulan lagi, gue juga baca. Biasanya gue jarang ngebuka ato baca buku resep ato tabloid punya emak gue.

Dan didalam tabloid inilah pertanyaan serta jawaban dari email gue dimuat. Pertama baca, samasekali ga ngeh kalo itu tulisan gue yang bikin, bener-bener lupa deh. Tertarik baca juga karna tanggal lahirnya samaan ama gue (yaiyalaah itu kan gue.!!) smug dan sadarnya pas baca nama pengirimnya. Laah ini kan gue..!!  ahahaha... kebetulan nama pengirimnya ga pake nama asli, tapi nama kesayangan dari abang dan cuma gue doang yang punya blushing, baru deh sadar kalo itu beneran gue yang kirim peace sign

Hebat kan kebetulan itu, dan ajaib buat gue. Yaah mungkin ini pertanda kalo alam semesta merestui gue untuk buka usaha sendiri nantinya.
Menurut jawaban dari pakar fengshui tersebut, gue yang lahir tanggal 23 juli 1982 cocok buka usaha yang berunsur minuman ato air. Karena elemen gue adalah air. Diemail juga gue sebutin kalo gue lebih tertarik untuk usaha kuliner dibanding yang lain. Dan disarankan untuk membuka kedai minuman sebagai jualan utama, dan makanan kecil sebagai selingan.

Meski gue bukan orang yang percaya banget sama hal beginian, tapi seenggaknya gue ada gambaranlah nanti usaha apa yang bakal gue bikin pas keluar dari kantor ini. Mudah-mudahan bisa sukses dan 2 juta dolar bukan hayalan doang.. ahahaha.. teuteeepp... big grin



Lain lagi dengan peristiwa yang satu ini,

Ini menyangkut keluarga gue. Fyi, selama bertahun-tahun gue sekeluarga hidup dengan seseorang yang menjadi duri didalam daging. Makin tahun dan makin kesini, semakin duri itu menyakiti kami dengan sikap dan kelakuannya yang tidak pernah terpuji. Tapi apa daya kami ga bisa berbuat apa-apa selain pasrah. Makanya gue sama adik-adik gue lebih seneng tinggal mandiri diluar daripada dirumah sendiri. Bukan apa-apa, kami cuma ingin menghindari daging kami tersakiti oleh duri.
Dan entah kenapa orang ini selalu bikin masalah kalo gue sekeluarga lengkap dirumah. Ada aja ulah yang dia buat dan lagi-lagi kami mengalah karna ga mau ribut. Dan memang kami ga bisa berbuat apa-apa karna kami menumpang dirumah yang beliau bangun, tapi tanah tempat rumah itu berdiri adalah tanah warisan yang dikasih nenek buat mamah.

Setiap perlakuan kami yang tidak sesuai dengan hatinya, kami selalu diusir pergi dari rumahnya, hanya mamah yang bergeming karna dia mempertahankan tanah warisan dari keluarga. Sering kali gue dan adik-adik berpikir buat beli rumah ditempat lain untuk kami tinggal bersama-sama, tapi mamah selalu menolak. Dia selalu bilang "kalo mau beli rumah ya belilah, tapi buat kalian berkeluarga, mamah tetep tinggal disini".
Keengganan mamah pergi dari rumah itu tidak lain karna dia sudah terlalu betah ditempat lahirnya dan kalau kita semua pergi, tentu keluarga simamah bakal marah karna tanah warisannya dikuasai orang lain.

Bertahun-tahun kami hidup dengan perasaan tidak tenang dan nyaman, karna orang ini seperti dementor, yang selalu menghisap kebahagiaan orang. Beruntunglah kondisi seperti ini ga membuat gue dan adik-adik gue hancur berantakan. Kuliah kami jalan terus, prestasi kami tidak memalukan dan kami bukan anak berandalan yang suka mabok-mabokan, pengguna narkoba dan sex bebas. Setidaknya itu yang gue alami dan gue lihat dari adik-adik gue.. semoga selalu seperti ini terus ya Tuhan... praying amiiiinnnn..

Kadang kamipun berhayal.. kapan kami bisa bebas tinggal dirumah ini tanpa harus kami yang mengusirnya, dulu ada kepikiran untuk membayar rumah ini, seharga pengeluaran orang itu waktu membangun. Tapi entah mengapa hal ini ga pernah tercapai, bukan soal uangnya, tapi bagaimana cara penyampaiannya agar dia tidak tersinggung.
Meski kami satu rumah, hanya dia saja yang tidak pernah kami ajak bicara, bukan kami sombong atau mengucilkan dia, tapi percayalah satu kalimat yang keluar dari mulutnya adalah duri yang menancap tajam kedalam daging kami bahkan seringkali melukai hati kami.

Akhirnya kemarin tepat di hari minggu palma, keajaiban terjadi. Pagi-pagi ketika hendak kegereja, orang ini berbuat ulah lagi. Gelaspun dibanting kearah tembok luar, dan kali ini adik gue yang bontot lepas kendali, terjadilah perang mulut antar mereka berdua.

Meski habis adu mulut, tapi kami tetap bisa berdiskusi siangnya dan menjelang sore terwujudlah harapan kami, dia sendiri yang mengalah untuk keluar dari rumah membawa semua barangnya (pakaian dan motor) dan ga akan kembali lagi kesini, disertai dengan materai bertandatangan tentunya sebagai bukti dikemudian hari.

Ajaib.. tiba-tiba duri yang bersemayam lama didaging, hilang tak bersisa. Memang ada omongan kalo dia mau merobohkan rumah tempat tinggal kami ini, dan mengambil semua perabotan yang dia beli. Dan dengan kompaknya kami berucap, silahkan..!! ambil kepunyaanmu dan bongkar rumah ini sekarang juga, kamipun bisa membangunnya kembali karna kami punya penghasilan dan pekerjaan. Aaah sombong benar rasanya saat itu, tapi apa boleh buat, rasanya inilah kesempatan kami dan ga akan terjadi kedua kalinya, maka apapun caranya, apapun yang dia minta (asalkan masih masuk akal) akan kami penuhi, asal pergi dari tanah kami (soalnya rumahnya dia yang bangun.. batting eyelashes).

Sampai saat ini orang tersebut belum ada kabarnya, entahlah dia jadi atau tidak menghancurkan rumah ini. Yang jelas memang kamilah yang lebih berhak untuk tinggal disini, karna kami pewaris langsung keluarga ini, dan bila dihitung-hitung, sebenernya kami sudah rugi karna rumah yang tidak seberapa besar ini, harus disamakan dengan biaya gratis untuk makan-minum, listrik, sabun dan bahkan bajunya masih kami cucikan. Dan yang paling mahal tentunya adalah biaya menanggung penderitaan kami selama bertahun-tahun untuk tetap hidup bersama orang yang selalu menghisap kebahagiaan kami.

Meski ga tau kabar selanjutnya, tapi banyak saudara yang datang kerumah memastikan kebenarannya sehabis peristiwa ini. Ternyata orang ini sudah bercerita keorang banyak, kalau mamahlah yang mengusirnya dan memang surat bermaterai yang dia buat menyatakan demikian. Berhubung kami ingin segera dia angkat kaki dan ga ada dirumah ini, maka kami semua langsung menyetujuinya, toh isinya hanya berperihal simamah yang ga mau lagi ada dia ditanah warisan ini dan dia ga boleh menampakkan batang hidungnya lagi. Mamahpun menyetujuinya, biarlah nama dia menjadi buruk asalkan kami bisa hidup tentram.

Seperti dugaan kami, semua orang yang mendengar kabar ini langsung mengucap syukur kepada Tuhan. Apapun alasannya, biarlah yang terpenting duri sudah lenyap dari daging kami. Meski nama mamah menjadi jelek dimata orang, tapi saudara dan orang terdekat tahu siapa yang benar.

Keajaiban bukan...? dan semuanya terjadi secara kebetulan..

August 23, 2013

Pindah

Sekarang jabatan kan udah naik nih, dari kekasih jadi istri. Tentu tugas yang diemban naik juga alias lebih banyak. Tapi sayang berhubung masih tinggal sama orangtua, jadilah belom maksimal tugas istrinya. Paling banter cuci setrika doang. Urusan masak masih mamah-mamah kita. Urusan bersih-bersih juga palingan nyapu doang. Pernah sih masak pas weekend, tapi itu juga sekali doang, weekend selanjutnya malah makan diluar ato lagi dirumah mamah.

Berhubung gue juga kerja, jadilah kita setiap hari pergi pagi pulang malam. Kadang masakan orang rumah ga disentuh karna udah makan dijalan. Lama-lama begini ternyata ada rasa ga enak juga, terlebih gue, ga enak ajah gitu ga bantuin inang didapur dan dirumah. Mau bantuin pas weekend, eeeeh jadwalnya nginep dirumah mamah. Naah lhooo.. bingung deh.
Dirumah mamah juga, siabang yang ga enakan. Biasanya kalo hari libur dirumahnya bangun tidur bisa sampe jam 11an. Eeeeh setiap nginep dirumah gue, jam 7 udah bangun, bikin kopi sendiri dan sarapan dibikinin simamah. Istrinya kemanaa...? masih tidur dan baru bangun jam 9. hebat

Daripada dihinggap perasaan ga enak terus, akhirnya kita mutusin buat ngontrak aja, cari yang deket kantor. Deket kantor gue, berarti jauh dari tempat kerjanya abang, begitu juga sebaliknya. Mau cari yang ditengah-tengah, kok yah ga asik lingkungannya. Daripada bingung, mending kita tinggal dikosan kemaren ajalah, setelah ngomong sama ibu kos, ternyata boleh ngekos berdua. Dan memang lebih tepatnya sih kontrakan bukan kos-kosan. Karena boleh masak dan kamar mandi didalam.
Meski jauh dari kantor yah ga masalah deh, soalnya abang tiap pagi bersedia nganter, yaah kan selama pacaran aja bela-belain nganter masa udah nikah malah males siih.. bertarung

Untungnya karna udah pernah ngekos, jadi perabotan udah lengkap, ga perlu beli-belian lagi. Palingan hanger aja yang perlu dibeli, karna sekarang nyuci jadi lebih banyak jumlahnya. Soal nyuci, abang tuh punya kebiasaan numpuk baju kotor digantungan, seneng bener gitu gantung-gantung baju, padahal kan laundry bag udah gue taro persis didepan kamar mandi biar gampang naro baju kotor, tapi tetep aje digantung.. waduh!

Jadinya nih setiap dia mau gantung baju kotor, selalu gue cerewetin, alesan dia sih karna bajunya belom kotor-kotor amat, masih bisa dipake, trus biar cucian ga banyak.. lah trus kalo masih bisa dipake kenapa ngambil baju bersih dari lemari, trus nanti boro-boro tu baju dipake lagi, ujung-ujungnya masuk ember juga.
Untunglah ga pake lama situasi kaya gini, cukup 3 hari ajah cerewetnya. Sekarang yang digantungan cuman kaos buat tidur sama celana pendek ajah. tepuk tangan

Kalo untuk urusan makan, gue cuman nyediain makan malem doang, itu juga masih jarang. kadang pulang udah kemaleman jadi makan diluar aja. Urusan sarapan serahkan pada jus dan buah sedangkan makan siang, beli dikantor masing-masing. Kepikiran sih untuk bawa bekal buat gue dan abang, tapi rasanya males banget bangun pagi-pagi buat masak.. ehehehe.. lagipula ada warteg deket kantor yang menunya enak dan bersih, jadi gue tinggal bawa nasi sama lalapan aja.

Banyak yang bilang, mending kredit rumah aja daripada ngontrak, duitnya abis ga jelas. Tapi ga tau kenapa abang ga pengen beli rumah dijakarta. Kalopun mau beli rumah disini, dia maunya dibangun kos-kosan.. ehehe tetep ye.. cita-cita tertinggi setiap anak kos.

Lagipula keliatannya abang emang udah ga mau tinggal dijakarta, pengennya kecilegon aja.. Disana kan udah tersedia rumah dan tempat usaha. Padahal yah, kalo boleh milih lebih enak dijakarta, meski banyak polusi, tapi dibanding sama cilegon masih banyak dia deh kayanya.

Panasnya juga beda sama dijakarta, disana rasanya kering banget, jadi nih mental gue belom siap kayanya.. duit juga sih... Kan kalo pindah jadinya gue kudu ngundurin diri dari kantor ini, masak sih jauh-jauhan lagi kaya jaman pacaran dulu.
Meski nanti semua pengeluaran adalah tanggung jawab abang, tapi tetep aja gue belom siap. Belom siap susah dan dijatah sih lebih tepatnya.. ahahaha..

September 19, 2012

9 4 L 4 U

Emang abege doang yang bisa galau..?? gue juga bisaaaaa.. ih apasih..

2 hari yang lalu abang cerita ke gue kalo ada kemungkinan dia ga lama lagi akan ninggalin jakarta.. hiks.. belom ada setahun tinggal disini.
Katanya sih kalo tender yang ini goal, dia bakal kerja di bali sampe batas waktu yang tidak bisa ditentukan. Yah minimal sampe kerjaannya selesai dan kemungkinan besar akan lamaa..

Sedih.. sebel.. bingung.. akhirnya 94L4U.... cieeeeehhhh...


Sedih karena belom ada setahun abang disini, dan dalam waktu yang belom setahun ini, kapasitas ketemuan kita juga ga banyak-banyak amat. Palingan seminggu sekali, ato kalo emang lagi sama-sama kangen, yaaaaah 2 kali lah..


Sebel karena yaah itu tadi, kita jarang ketemuan, jadi ga berasa kalo abang tinggal dijakarta selama beberapa bulan ini, trus tau-tau mau ditinggal lagi. Dan ditinggalnya juga ga deket-deket amat.
Waktu di cilegon aja, yang cuman 3 jam perjalanan, kita ketemuannya bisa 3 bulan sekali.
Baru-baru abang disana sih sebulan sekali, tapi lama-lama, ketemuan kalo emang ada yang urgent aja .


Bingung karena si abang udah setengah jalan katekumennya (proses untuk masuk agama katolik). Masa harus berenti lagi, kapan selesainya kalo kayak gini terus.. yang lebih tepatnya sih, KAPAN GUE NIKAHNYA..!! upsss... hehehe


Sebenernya sih..

Ga usah sedih, karena selama ini emang udah biasa kok LDR. Udah dari awal pacaran malah, kalo ga salah awal-awal pacaran, si abang keriau.
Jadi ngapain sedih... Kalo ngomong mah emang gampang yeeee

Ga usah sebel, karena ya itu tadi.. udah biasa kaaan..
Ya tapi, tetep sebel aja kakaaaak.. soalnya udah kepikiran 4b4Ng ceeLa4luh 4D4 di ChiiiNnnniiiii
Ga kepikiran kalo bakal ditinggal lagi.
Akoeeh haruzz Te94R (udeh deh bahasa alaynya..!!)

Ga usah bingung, sebenernya bisa aja abang nerusin katekumen di gereja bali, tapi kan kasian aja, dia sendirian (ehh di jakarta juga die belajar sendirian kok).
Yaaah.. kalo disini kan setiap minggu gue bisa nemenin, minimal ke gereja bareng laaahh. Gue ikut misa, dia langsung ke kelas. Trus nungguin dia selesai, baru deh pulang bareng.
Sebenernya lagi, bisa-bisa aja ikut pelajarannya privat, jadi ga pake lama dan ga harus tiap minggu kegereja. Tapi kita udah komitmen, kalo pake jalur normal aje.


Nah trus... kenapa masih galau..??
Yaah namanya juga bakal ditinggal, dalam waktu yang lama pulak, masak pacaran sama telepon lagi..??
Trus nanti kalo kangen tiba-tiba gimana..?
Ga bisa buru-buru nyusul kaaann..??

April 12, 2012

Martabak Hoki cilegon



Buat temen-temen yang tinggal di cilegon pasti dah ga asing lagi sama martabak ini. Karena emang selain enak, gampang nyarinya. Katanya sih ada 2 tempat, di depan Mayofield Cilegon sama didepan Ramayana Cilegon. Tapi gue keseringan beli didepan Mayofield.

Harganya sih standar lah.. martabak telurnya 25ribu  (terakhir beli) dagingnya banyak banget, trus yang kejunya kalo ga salah 22ribu deh (cmiiw).
Dan dia banyak banget variasinya ada jagung, nangka, durian, kismis dan yaaahh.. dateng ndiri dah.

Pokoknya martabak telor enak, martabak keju enak, martabak kacang coklatnya juga enak.. semuanyaa enaaaakkk...
 
Biasanya kalo gue ke rumahnya abang yang di cilegon, gue selalu mampir kesini buat bokapnya dan buat gue juga tentunya.  



*ini postingan 2011 napa nongol sendiri siiiiiyyy.. *

December 23, 2008

Saat cari muka

Minggu kemarin gue kerumah abang yang dicilegon. Karenaaa.... jum'at malem sang ibunda beliau menelpon daku.. ciyeee.. gue disuruh dateng soalnya mo bikin kue buat natal.

Waah... kesempetan cari muka dong neh hehehe... langsung tak hayuh sajalah. Sabtu pagi berangkat, tadinya sih pengen jam 7 brangkatnya, tapi kok ya males banget, secara udara enaaak banget buat selimutan. Akhirnya baru jam 8 lewatlah gue keluar dari kosan.

Karena di sana ga ada mixer, terpaksa ngambil dulu kerumahnya abang yang disini, trus ketemu si rani ponakannya abang, daaan main dulu deh sama die, ga lama sih. Jam 1/2 10 brangkat dan nyampe jam 1 siang. Hari itu udara enaaak banget, biasanya kalo siang-siang gitu nyampe sana pasti gue kepanasan, tapi ini karena ujan jadi adem beneerr.

Pas dateng langsung ditawarin makan, karena masih kenyang gue langsung aja deh nyiapin bahan bikin kue. Start jam 2 bikin kue nastar, ga banyak sih cuman 1kg kurang, dan jam 4 dah selesai. Karena masih sore, akhirnya gue ngusulin bikin kastengel juga deh, sang ibunda mah ho oh aja (ya iyalah, pan gue yang bikin).

Nah ini yang lama nih, kebetulan bikinnya lebih dari 1kg, nyetak kuenya sih dah kelar dari jam 9 tapi ngebakarnya itu lho yang lama, sampe jam 1/2 12. Mungkin karena pake kompor gas kali yah, coba kalo pake oven listrik, bakalan kelar dari tadi deh.

Wah banyak point deh buat gue, udah bikinin kue, beliin bahan-bahan (diganti sih duitnya), trus kuenya enak lagi (yg ini mah ngarep). Alhasih gue tidur jam 1, abis si abang pengen makan mi dulu, jadi gue ikutan makan deh.

Paginya, gue bangun jam 9, sebenernya sih ga pantes yah, anak gadis nginep dirumah orang tapi bangun siang banget. Yah itulah gue, setiap gue nginep dirumah abang, gue selalu bangun jam segitu, malah pernah sampe jam 11 (hehehe maluu aku). Orang tuanya sih maklum (kali yee) soalnya kan gue kalo kesitu pasti karena ada kerjaan gue, yah maintenance komputer lah, instal program lah ato apa deh yang mengharuskan gue tidur pagi (fyi, di rumah abang buka warnet).
Kalo kata nyokap gue, nyokapnya abang tuh baik, karena ga masalahin soal kebiasaan gue, coba kalo ortu lainnya, pasti gue dah disindir mulu kali (duuuh ibu, baik sekali sih).

Bangun tidur ku terus mandi, ini pasti soalnya semalem ga sempet mandi karena selain cuaca dingin, memang dah malem selesai bikin kuenya. Trus abis itu ditawarin sarapan, duuhh keterlaluan ga sih, dah bangun siang, eh tinggal sarapan aja. Berhubung masih kenyang ya udah gue makan roti aja.

Selesai scan virus-virus di komputer, gue bikin kue lagi, kali ini kue kacang sama kue putri salju. Dan hasilnya.. enak sih kalo menurut abang. Trus si ibu masih pengen dibikinin chiffon, kebetulan bahan-bahannya ga lengkap, dan untunglah ada google pas gue cari-cari eh ketemu chiffon karamel, nah langsung deh buat itu aja.
Sayangnya kue ini sedikit gagal karena disampingnya sih dah kering tapi bagian tengah masih basah, maklumlah dibakarnya pake oven kompor jadi ga sempurna. Tapi biar gitu, tetep aja lareeess... hehehe..

Pas nyetak-nyetak kue, gue merhatiin kerjaannya si abang, buset deh rapi bener, ukuran kuenya rata, ga gede ga kecil, padahal kalo loyang gue, ada yang kecil, gede, sedeng trus gepeng juga ada. ahahaha..
Emang sih die itu orangnya rapi banget, tapi menurut gue kayanya ga usah segitunya kali yah, masa sampe kue aja rapi banget sih. Ck ck ck ck..salut deh.
Nah, selesai deh bikin kuenya, pas banget jam 8 malem dah kelar. Jadi selama 2 hari kemaren gue bisa bikin 5 macem kue, nastar, kastengel, kue kacang, putri salju n chiffon karamel. Cuaanggih banget ye, hebaat.. untung bikinnya cuman dikit-dikit, kalo lebih dari 1 kg.. ampun joniii... seninnya bisa ga ngantor gue. hehehe

Mmmm... kayanya nambah point lagi nih gue. hehehe.. huahuaha.. (ketawa ge er)

May 21, 2008

Liburan yang menyebalkan....!!!!

4 hari kemaren gue di Cilegon liburan dirumah abang. Liburan kali ini nyebeliiiiiinn...!!!!!!!!
Mending gue liburan dirumah nyokap deh, makan tinggal makan, adem, nyuci baju ada mesin, banyak yg bisa diajak ngobrol dan lain2 deh.
Tapi disini... nyebelin, ortunya abang kan balik ke Jakarta hari minggu karena ada sodaranya yg mo operasi. Jadi kita ditinggal berdua aja, emang sih ortunya dah percaya sama kita berdua dan ini bukan kali peertama ditinggal berdua.
Naahh.. dan yang nyebelin adalaaah.. dari pagi sampe malem, kerjaannya si abang di depaaan mulu, ngejagain orang yg ngenet, emang sih di rumahnya dia usaha warnet, tapi kan ga harus seharian kaleeee.. ditinggal bentar juga ga bakal lari tu orang2. Lagian cuman tinggal buka pintu doang, ga lebih dari 3 langkah.
Otomatis, saat kita ngobrol cuma pas sarapan yg di rapel jadi makan siang n makan malem, gue tidur juga dia ga tau.

Jadi, gue masak, beresin rumah, nyuci.. dan segalanya dia ga mau tau tuh.. Asuuu...!!!!!!! nyebelin ga tuh, mang gue pembokat apa.....!!!!!! emang sih kalo gue ga mao ngerjain juga ga papa, tapi daripada gue bengong cuman nonton tipi doang yah mending gue sedikit gerak deh.

Sampe2 gue ngabisin 3 novel yg lumayan tebel, ditambah femina n cita cinta edisi baru.
Keterlaluan..!!! Mau gue tuh yaa.. mumpung gue lagi disana.. jalan2 ke pantai kek, ato ke serang kek nyari makanan yg enak2 itu, ato nonton kek di mol.. ato apalah.. anehnya pas kite jauhan, dia di cilegon gue dijakarta, die bisa nyempetin 1 jam buat nelpon gue ato nelpon bentar2 cuma buat nanya dah makan siang apa belom.
Eh iniii... ada orangnya didepan mata, malah dianggurin. Maksudnya apa seehhh...!!!

Tadi malem sebelum gue tidur kebetulan mati lampu, nah.. pas deh, kan ga ada yg make internet tuh, gue ngomonglah sama dia.. tapiii.. tau ga siihh.. gue nunggu dia selesai beresin komputer tuh sampe 1 jam plus ngonci semua pintu n jendela.
Padahal cuma ngelap2 doang, karena pake emergency lamp, jadi die bisa deh beres2.

Nyebelin banget dah.. selesai itu, die mo makan malem trus sambil dia makan gue ngomong.. yah namanya dah kesel karena dicuekin, jadi nangis deh..

Eeh ujung2nya cuma meluk gue trus minta maaf.. dah.. gitu doang..!!! yak ampyuunn... bilang apa kek, ga lagi2 kek, ato apa kek.. dooohh tambah esmosi dah..!!!

Tapii.. ya sudahlah.. lagi2 cinta mengalahkan semua ego yg ada, karena dia dah minta maaf ya udah.. selesailah sudah..

Mudah2an kamu ga gitu lagi ya yang... bete tau ga sih.. didiemin gitu..

May 19, 2008

HarPitNas

Harpitnas ato Hari Kejepit Nasional jatuh pada hari ini. Karena ada kebijakan pemerintah baru yg isinya cuti bersama ga' berlaku lagi, maka hari ini gue harus masuk kerja meski besok tgl merah.

Namun.. entah karena otak belom nyambung kalo hari ini kerja, ato tiba2 kuping budek ga denger alarm, gue kesiangan bangun. Dan lebih parahnya gue masih di cilegon, blm balik ke jakarta. Gue tadi bangun jam 6 kurang. Kalopun gue paksain buat berangkat, tetep aja gue nyampe jakarta jam 11'an. Soalnya sekarang kalo dah jam 7 bus2 merak-kmp. rambutan ga lewat cilegon lagi. Dan ga ada tuh yg langsung tol, biasanya muter2 dulu ke serang. Yah daripada begitu mending gue ga kerja aja deh. Ngambil cuti...
Padahal tadi malem gue dah nyiapin buat makan siang n sarapan di kantor, yaaah namanya juga khilaf yg disengaja.. hehehe

Akhirnya gue masih disini (cilegon yg panasnya ajaib), dan jadinya pulang rabu pagi deeehh.. tapi, biar ga telat bangunnya mungkin gue bakal pulang selasa malem. Yaaahh liat aja nanti...

December 27, 2007

Kacauuu....


Gambar disamping ini menunjukan kecerobohan gue.
Ini adalah sendal yang gue pake sepanjang perjalanan cilegon - jakarta pagi ini..
Pagi yg memalukan.. karenaaaa... liat donk, masih ada label harganya..untung harga diatas 100rb hehehe..


Yeah maklumlah baru beli kemaren di mal cilegon n baru pagi ini dipake.. jadi ga gitu liat. Untung nyampe kosan gue ngeh, kalo sampe kantor ga ngeh juga..wah gaswat tambah malu deh..hahaha.. eduun..

Mentari di patung pancoran


Liat deh, ini gue ambil tadi pagi jam 7 kurang 20, kalo ga salah sih. Sengaja gue ambil soale matahari pas banget dijari patung pancoran. Emang sih agak mendung .. mmm ato hp gue yg kurang wokeeh.. ga kali ya 2 megapixel cukuplah....

Pagi ini gue baru nyampe jakarta, 2hr gue di cilegon natalan kerumah abang. Padahal rencananya nih mo malem natal n natalan dijakarta, tapi bo-nyoknya punya rencanan lain, batal semua.. hiks hiks.. malem natal cuman sama keluarga doank..biasanya ada abang. Untung sodara-sodara gue dateng abis misa malem natal, coba kalo pas tgl 25.. wah bisa tgl 26 gue kecilegon.. hehehe..lebih berat kepacar ye..

Pagi-pagi dah bangun. Dan untuk ukuran gue jam 4 kurang 10 adalah tantangan yg sangat berat untuk membuka mata, maklum biasanya gue bangun jam 7 ato 1/2 7 lewat. Karena gue langsung kekantor n ga mo telat ya bangun jam segitu deh.. Untung tadi malem tidur cepet jadi ga terlalu ngantuk. Pas buka kamar, gue liat si abang lg nonton tipi.. busseeettt jam segitu masih nonton, ga pake nanya gue langsung kekamar mandi soale dah ga tahan.. kebelet..hehehe

Pas lagi asik-asiknya menikmati air dingin (ga menikmati sih karena terpaksa aja) hehehe, abang tereak dari luar kmr mandi.. 'de...!! lagi mandi yah..??' dgn heran gue jawab 'Iya..!!!'
Selesai gue mandi die nanya lagi, kok mandi..? emang jadi pulang...?
Sambil senyum-senyum gue bilang, 'iyalah, hari ini kan aku masuk kantor'.. hehehe kasian banget, mukanya langsung jelek.. masih kangen ya bang..??

Jam 5 kurang dikit busnya dah dateng, sebenernya sih bukan ini bus yg biasa gue naikin, cuman berhubung takut telat ya udah gue naek aja. Agak sedikit ragu sih soale mobilnya dah agak-agak tua..
Wadoh ga bisa tidur, kayanya ni mobil pake solar soale berisik banget, yeah nasib deh.

Ternyata bener pikiran gue, sampe di tol cikupa, mobilnya mogok.. Wadooohh kacau.. baru kali ini nih gue ngalamin yg kaya gini, sempet aneh juga kok feeling gue tadi pagi bener.
Yah sudahlah terima aja, tumben ga ada orang yg nyolot mungkin karena pada baru bangun tidur semua kali ya.. hehehe..
Sampe di kebun jeruk baru deh gue dapet duduk yeah lumayanlah...
Akhirnya nyampe pancoran... langsung naek ojek dan perlu kalian tau.... naek ojek dari pancoran ke kosan gue di raden saleh sama tarifnya dgn dari merak ke kp rambutan.. 20ribu..GOKILLL..!!

Untung abangnya keren bawanya.. cepet bgt. Nyampe kosan masih sepi kayanya juni blm balik liburan n rahma blm bangun.. langsung mandi lagi n berangkat ke kantor.
7.56.. wah berarti gue ga telat.. baguslah untuk permulaan hari setelah libur panjang...

Oh ya, mo cerita dikit, kemaren jam 9 kurang (ini juga kayanya) tepatnya tgl 26, lagi enak-enaknya tidur tiba-tiba kedengeran suara sirene kenceeengg banget.. wah apaan nih, langsung gue bangun.

Pas keluar kamar gue liat abang lg tidur dikursi, gue ngintip dari jendela.. kok banyak orang lari-lari sih..?? langsung buru-buru kekmr mandi cuci muka n pake softlense (maklum agak buta n ga ada kacamata)... gue liat abang lagi, eh masih tidur juga..gue keluar aja deh sendiri, abis penasaran..

Gue denger ada pengumuman kalo ini lagi simulasi tsunami.. oooo... yak ampyuunn gue pikir ada apa, pantes orang-orang larinya ga panik. Yeah sekalian aja keluar sambil ngobrol-ngobrol sama tetangga..
Wah canggih nih, gue ikutan simulasi tsunami, di jakarta kan ga ada.. hehehe...

Dah selesai simulasinya, gue masuk lagi kerumah, gue liat si abang masih tidur juga.. ni orang kebo banget sih sirene sekenceng itu ga denger.. gue bangunin, trus gue ceritain dikit.. eh die cuman iya-iya aja, trus tidor lagi...

Ya ampun abangku.. nanti kalo tsunami dateng, kamu jangan kaya gini donk.. kebawa arus nanti..
Yang diomongin cuman bisa senyum-senyum sambil merem.. alias.. tidur..
Nah sekarang mo kerja lagi deh....