November 08, 2013

Bedanya Paten, Merek, Desain dan Hak Cipta

Sebelumnya gue mau bilang, kalo tulisan gue ini terinspirasi dari kasusnya si naked traveler vs nekad traveler. Disini gue bukannya mau ngebahas soal kasus ini, tapi lebih mau ngasih pengetahuan sedikit soal apa bedanya paten dan merek, juga sedikit soal desain dan hak cipta. Soalnya gini nih.. orang awam taunya segala sesuatu harus dipatenkan. Nyiptain lagu, dipatenkan. Punya logo sendiri, dipatenkan. Bikin buku, dipatenkan. Pokoknya semuanya yang berhubungan dengan penciptaan kudu dipatenkan..!! Padahal nih bukan kesitu semua arahnya (paten), ada macam-macam perlindungan yang diberikan pemerintah sesuai dengan ciptaan.
Nah gue mau jelasin dikit nih, apa itu macam-macamnya. Kebetulan kan gue kerja di konsultan hukum yang bergerak dibidang hak kekayaan intelektual, jadi kurang lebihnya gue ngerti deh dikit-dikit.  Mudah-mudahan bahasa gue bisa dimengerti dengan baik yah.. 

Buat meluruskan aja, meskipun kerja dikonsultan hukum, gue bukan lulusan hukum tapi anak manajemen informatika ato bahasa kerennya anak komputer tersenyum lebar jadi jangan nyebut gue pengacara. Dan bisa dipastikan pengetahuan yang gue dapet ini berdasarkan pengalaman selama gue kerja disini. Dikantor ini gue kerja dibagian IT dan megang database. Beruntungnya justru kerja dibagian inilah yang memaksa gue harus tau semuanya. Hmmmm... ga detail semuanya tau sih, tapi secara garis besarnya ajah mengedipkan mata.

Okeh langsung kita mulai aja yah.

Hari pertama gue masuk dikantor ini, atasan nanya kegue. Ria, kamu tau ga bedanya Merek, Paten, Desain dan Hak Cipta. Karena belom ngerti banget, gue jawab ala kadarnya aja. Sebelumnya gue sih emang pernah bantuin ibunya anak didik gue (pernah jadi guru les komputer) buat daftar merek restorannya, jadi bisa deh ngasih penjelasan dikit.
Boss gue langsung ngasih contoh, dia ambil staple remover (googling sendiri barangnya). Dia menjelaskan secara singkat, kurang lebih begini.
Penemuan metode staple remover itu disebut paten. Bentuk staple remover disebut desain. Dan bila staple remover ini dijual dan menggunakan nama atau logo tertentu, logo itulah yang disebut merek.

Kalo mau lebih jelasnya begini nih.

Contohnya stapler ajalaah

Satu benda pada gambar diatas (staper), bisa didaftarin 3 macam perlindungan yaitu Paten, Merek dan Desain.
Okeh.. yang pertama kita bahas adalah Paten.
Menurut UU Merek dan Paten No. 19 Tahun 1992, Paten adalah hak khusus yang diberikan Negara kepada penemu atas hasil penemuannya dibidang teknologi, untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri penemuannya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada orang lain untuk melaksanakannya.

Nah.. jadi yah, kalo mau daftarin hak paten, kudu ada penemuan dulu. Contohnya dari gambar diatas. Yang didaftar paten adalah penemuan stapler dan metode si stapler itu sendiri. Dalam lampirannya nanti harus dijelaskan secara ilmiahnya gimana caranya itu alat bisa bekerja, dan biasanya sih pake bahasa-bahasa yang berat gitu.. ehehe.. kadang suka ga mudeng gue baca deskripsi penemuannya frustasi

Yang kedua adalah Merek. Menurut UU Merek dan Paten No. 19 Tahun 1992, dalam Pasal 1, Merek adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa.

Untuk contoh gambar diatas, yang disebut dengan merek dari gambar diatas adalah tulisan kangaro. Merek sendiri terdiri dari 2 jenis, yaitu dagang dan jasa. Merek dagang meliputi produk makanan, kecantikan, mesin-mesin, pupuk, pakaian, dan lain sebagainya. Sedangkan merek jasa meliputi pelayanan hotel, restaurant, sekolah, asuransi, salon, spa dan lain sebagainya.

Contoh nih : Gue punya sebuah restoran (amin..!! berdoa) tentu gue punya logo restorannya dong. Biasanya orang akan ngomong gini "eh logo restoran lo dipatenin dong, ntar ada yang niruin loh". Nah salah tuh, yang bener adalah masuk kebagian pendaftaran merek. Karena restoran bukanlah sebuah penemuan, melainkan kegiatan perdagangan.

Selain paten dan merek, ada juga perlindungan desain dan hak cipta. Sayang buku undang-undang desain dan hak cipta ga ada dimeja gue, jadi gue ga bisa nulisin artinya.


Sebagai contoh apa itu desain, kalau dilihat dari gambar diatas yang bisa didaftarkan desainnya adalah bentuk si stapler itu sendiri. Kebetulan kedua stapler itu mereknya sama, tapi bentuknya aja yang beda. Jadi perlindungan yang diberikan adalah bentuk dari sistapler itu sendiri. Banyak kan kita ngeliat dipasaran, bentuk barang yang sama tapi mereknya beda. Naahh biar bentuk dari produk yang kita jual ga ditiru orang, makanya didaftarin deh desainnya.
Contoh lain yang bisa dilindungi desainnya adalah, botol shampo; asesoris semacam cincin, kalung atau gelang; body handphone, dan lain sebagainya.

Yang terakhir adalah hak cipta. Biasanya yang bisa didaftarkan hak cipta adalah buku, lagu, jingle, acara tv dan lain sebagainya.
Buat yang ini, gue agak bingung ngejelasinnya, yah pokoknya gitu lah yaaa.. babak belur 

Semoga penjelasan gue yang sedikit ini bisa memberikan pencerahan buat kalian-kalian yang baca postingan ini yaaa, dan ingeeett..!!  mulai sekarang jangan sampe salah sebut.. jangan apa-apa nyebutnya paten, paten dan paten.. semua ada jalurnya masing-masing.. tinggal pilih sesuai kebutuhan dan fungsinya..

Untuk biaya dan persyaratannya ada disini yaa
Kalo mau daftar merek dan ga mau repot, bisa hubungi kantor gue.

Salam anti pemalsuan..!!!

6 comments:

cha yen said...

wah jadi ngerti dah skrg..sy mau ty nih mba, kalau saya mau daftarin merk apa aja sih syaratnya dan biayanya berapa? dan untuk pertama kali buat ngedaftarin merk langsung dateng kemana yah? trima kasih sblmnya..

cha yen said...

wah jadi ngerti dah skrg..sy mau ty nih mba, kalau saya mau daftarin merk apa aja sih syaratnya dan biayanya berapa? dan untuk pertama kali ngedaftar apa aja yg musti disiapin...thx utk infonya

Ria said...

Syarat dan biaya udah aku bikin postingan barunya yaa.. linknya udah aku taro diatas..

demibara said...

Kalo makanan seperti ayam goreng gitu, daftarnya hak cipta atau merek, ya?

RianTi said...

Biasanya yang didaftar itu mereknya.

Tapi boleh juga daftar hak cipta, terutama kalau logonya baru dan benar-benar murni kreasi sendiri, tidak jiplak atau tidak ada kesamaan dengan merek orang lain yang sudah terkenal.
Jadi boleh 2 duanya. Tergantung kebutuhan.

Area Perbedaan said...

wah lengkap banget penjelasannya, nice artikel.. makasih...